Share

Tawuran Maut Antar Geng, Seorang Pemuda di Kendal Tewas Ditusuk Kepalanya

Arief Setyadi , Okezone · Selasa 16 Agustus 2022 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 512 2648940 tawuran-maut-antar-geng-seorang-pemuda-di-kendal-tewas-ditusuk-kepalanya-A7hiS33TAK.jpg Polres Kendal menangkap pelaku tawuran maut (Foto: Dok Polres Kendal)

KENDAL - Dua pelaku pengeroyokan yang menewaskan pemuda berinisial BP (20), warga Desa Plantaran, Kaliwungu Selatan, berhasil diringkus Satreskrim Polres Kendal. Keduanya, langsung ditetapkan tersangka.

Mereka adalah S, warga Kota Semarang dan AF alias Ucok warga Karangayu Cepiring. BACA JUGA:12 Pelajar Ditetapkan Tersangka Usai Terciduk Hendak Tawuran dan Tenteng Celurit

Kapolres Kendal AKBP Jamal Alam mengatakan, penganiayaan berdarah yang menewaskan BP terjadi di gerbang masuk Dukuh Krajan, Desa Plantaran Kaliwungu Selatan. "Kejadian berawal dari saling tantang antar geng di media sosial," kata Kapolres melalui keterangan tertulis, Selasa (16/8/2022).

 

Diungkapkannya, dua geng pemuda tersebut kemudian menyepakati untuk bertemu di daerah Plantaran pada Sabtu 13 Agustus 2022 malam lalu. Berdasarkan keterangan saksi, kata Kapolres, korban memang mempunyai rencana untuk mendatangi tawuran dan kemudian kembali ke basecamp atau tempat yang sering digunakan untuk berkumpul.

"Namun, saat tawuran tersebut korban terkena sabetan di kepala dan di bagian punggung belakang sehingga mengakibatkan korban pingsan di TK. Geng korban saat itu memang kalah jumlah," imbuhnya.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Selanjutnya, kata Kapolres, korban yang terluka parah langsung dibawa ke Rumah Sakit Darul Istiqomah Kaliwungu. Pihak keluarga korban kemudian diberitahu mengenai kondisi dan keberadaan korban kemudian menyusul ke Rumah Sakit Darul Istiqomah.

"Karena luka yang dideritanya cukup parah akhirnya sekira pukul 06.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Kapolres.

Atas kejadian tersebut, kata dia, keluarga korban tak terima dan melapor Polres Kendal. Dari hasil autopsi terungkap bahwa korban tewas akibat luka tusuk di punggung dan di kepala.

"Dari penelusuran petugas kemudian berhasil mengamankan kedua geng yang terlibat tawuran. Dari dua geng tersebut, terdapat dua orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan yang berakibat korban meninggal dunia," ujarnya.

Adapun sejumlah barang bukti yang disita, kata Kapolres, antara lain berupa (satu) buah senjata tajam jenis celurit, dan (satu) buah ikat pinggang yang telah diikat dengan gear rantai sepeda motor. Atas perbuatannya, S dan AF akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun.

"Untuk pengembangan kasus, saat ini kami masih melakukan penyelidikan terhadap kedua geng ini," tambah Kapolres.

Guna mencegah terulangnya kejadian serupa, Kapolres Kendal berpesan kepada orangtua untuk memantau aktivitas anaknya agar tidak terjerumus pada hal yang negatif.

“Gunakan media sosial dengan bijak agar tidak digunakan untuk hal yang tidak baik,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini