Share

Ratusan Rumah Warga Kota Medan Terendam Banjir, 4 Balita Dievakuasi

M Andi Yusri, Koran Sindo · Kamis 18 Agustus 2022 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 608 2650039 ratusan-rumah-warga-kota-medan-terendam-banjir-4-balita-dievakuasi-A53wwuTywT.jpg Banjir di Kota Medan (Foto: MNC Portal)

MEDAN - Ratusan rumah warga Kota Medan di berbagai kecamatan terendam banjir akibat diguyur hujan sejak Rabu 17 Agustus 2022 malam hingga Kamis (18/8/2022) pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Medan, M Husni mengatakan dari hasil pemantauan daerah aliran sungai (DAS) dan daerah titik rawan bencana di beberapa wilayah Kota Medan mengalami banjir yang disebabkan intensitas hujan tinggi dan meluapnya Sungai Deli dan Sungai Babura pada Kamis, 18 Agustus 2022 pukul 01.00 WIB.

Terpantau lokasi yang mengalami banjir di Jalan Letjend Suprapto Kampung Aur, Lingkungan 3 Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun; Jalan Perjuangan Setia Budi Lingkungan 13 dan 19 Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal; Jalan Jamin Ginting Komplek Pamen Lingkungan 3 dan 4 Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru.

Selanjutnya di Jalan Sari Rejo Lingkungan 6 Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang; Jalan Brigjend Katamso Gang Bidan Lingkungan 8 dan 9 Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun; dan Jalan Luku Gang Bersama Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor.

Baca juga: Sungai Sikam di Simalungun Meluap, 100 Lebih Rumah Warga Terendam Banjir

"Di Jalan Suprapto ada 182 Rumah dengan 575 jiwa, di Jalan Perjuangan Setia Budi ada 42 Rumah dengan 104 jiwa, di Jalan Jamin Ginting ada 22 Rumah dengan 102 jiwa, di Jalan Sari Rejo ada 70 Rumah dengan 194 jiwa. Selain itu, di Jalan Brigjend Katamso ada 230 Rumah dengan 787 jiwa serta di Jalan Luku ada 150 Rumah dengan 485 jiwa dan 30 jiwa jumlah pengungsi di Masjid," sebut Husni.

Baca juga: Sejumlah Jalan di Depok Banjir, Warganet: Orang Pada Bingung Mau Pulang

BPBD Medan masih melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi banjir, lalu berkoordinasi dengan pihak lingkungan setempat dan memonitor perkembangan dan cuaca dari BMKG.

"Mempersiapkan peralatan evakuasi untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Mempersiapkan peralatan dan bantuan terkait penanganan tanggap bencana banjir dan Memantau perkembangan Daerah Aliran Sungai (DAS) kota Medan," ungkap mantan Dinas Pertamanan Medan.

Dia juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap siaga apabila terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba. "Sudah kita lakukan evakuasi di Jalan Luku Gang Bersama sebanyak 5 orang terdiri dari 2 dewasa, 2 anak-anak, dan 1 balita. Kemudian evakuasi di Jalan Perjuangan Setia Budi Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal sebanyak 9 orang terdiri dari 3 dewasa, 3 anak-anak dan 3 balita," pungkasnya.

Baca juga: Bendung Katulampa Siaga 2, BPBD DKI: Waspada! 6-9 Jam ke Depan Air Sampai Manggarai

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini