Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Tidur Mirip Zebra Cross di Danau Sunter Dibuat atas Permintaan Polisi, Ini Alasannya

Yohannes Tobing , Jurnalis-Jum'at, 26 Agustus 2022 |18:48 WIB
Polisi Tidur Mirip Zebra Cross di Danau Sunter Dibuat atas Permintaan Polisi, Ini Alasannya
Polisi tidur di Danau Sunter yang akhirnya dibongkar (Foto: Media sosial)
A
A
A

JAKARTA - Polisi tidur di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara akhirnya dibongkar. Diketahui, pembangunan polisi tidur merupakan permintaan pihak kepolisian untuk mencegah adanya balap liar.

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Utara Kompol Gusti Sunawa, polisi tidur alias speed bump ini dibangun untuk mencegah aksi para pemotor tak bertanggung jawab alias balap liar yang kerap terjadi di wilayah tersebut pada malam hari.

"Jadi awalnya, berdasarkan laporan dari masyarakat, ada kecenderungan tiap malam itu ada kegiatan balap liar," kata Gusti saat ditemui di lokasi pada Kamis 25 Agustus 2022 petang.

BACA JUGA:Viral Pemotor Kecelakaan Akibat Polisi Tidur di Danau Sunter, Langsung Dibongkar! 

Dijelaskan Gusti, pembangunan polisi tidur ini merupakan langkah preventif yang dilakukan polisi lalu lintas bersama stakeholder seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga.

Pembangunannya sendiri dilakukan oleh stakeholder yang berwenang yakni Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara. "Kami mencoba berkoordinasi dengan stakeholder lain, bagaimana mengupayakan upaya preventif," ucapnya.

"Maka kita bangunlah speed bump di beberapa titik dengan harapan bisa menghambat kegiatan-kegiatan balap liar," tegasnya.

Adapun dari pantauan terakhir, polisi tidur di Jalan Danau Sunter Selatan yang berada tidak jauh dari perempatan Jubilee ini sudah dibongkar hingga membuat pengendara leluasa berjalan.

"Rekan-rekan dari stakeholder lain mencoba memasang speed bump. Setelah dievaluasi ternyata ketinggiannya agak sedikit tinggi, sehingga dilakukan perbaikan-perbaikan," pungkasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement