Dia mengatakan korban menggunakan tabungannya dan melakukan 11 transaksi uang online dari Juni hingga Agustus ke rekening bank yang disediakan oleh agen pengiriman.
Menurut dia, korban baru sadar telah ditipu saat tidak menerima barang dan uang yang dijanjikan. Dia juga tidak bisa menghubungi wanita itu.
“Korban kehilangan RM1.871.540 (Rp6 miliar) dalam insiden itu. Masyarakat yang menerima pesan, email, atau telepon terkait penawaran yang meragukan harus segera melapor ke polisi agar tidak menjadi korban penipuan,” tambahnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.