Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

1.000 Orang Ditargetkan Ikuti Vaksinasi Booster di Kampus Trilogi

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Kamis, 01 September 2022 |14:23 WIB
1.000 Orang Ditargetkan Ikuti Vaksinasi Booster di Kampus Trilogi
Trias Nuriarta. (Foto: Ari Sandita)
A
A
A

JAKARTA - Sebagai upaya mendukung upaya penanganan Covid-19 di Indonesia agar semakin membaik, Badan Intelejen Negara (BIN) DKI Jakarta dan Pengurus Daerah Persatuan Putra Putri Angkatan Udara (PD PPPAU) DKI Jakarta bersama MNC Peduli menyelenggarakan vaksinasi pada 1 September hingga 2 September 2022 mulai 09.00 WIB booster di Universitas Trilogi, Jakarta Selatan.

Ketua Pelaksana Vaksinasi Booster DPD PPPAU DKI Jakarta, Trias Nuriarta Naiborhu mengatakan, kolaborasi kegiatan vaksinasi booster bersama berbagai pihak itu guna mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19. Adapun target dalam vaksinasi itu sebanyak 1.000 orang, terdiri dari masyarakat umum, khususnya yang ada di kawasan Kalibata dan mahasiswa.

"Ini kolaborasi antara DPD PPPAU DKI Jakarta, BIN DKI Jakarta, dan MNC Peduli. Kita lakukan kolaborasi ini tuk membantu dan mendukung program pemerintah tuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jadi kita berharap adanya vaksinasi ini dengan booster itu ibarat sebagai tentara untuk melawan virus ini, untuk persiapkan tubuh kita sehingga penyebaran Covid-19 ini bisa selesai," ujarnya di lokasi, Kamis (1/9/2022).

Menurutnya, saat ini pandemi Covid-19 masih belum hilang 100 persen. Kegiatan itu diharapkan bisa menggerakkan masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi booster. Mengingat pemerintah juga sudah mewajibkan warganya untuk divaksin booster.

 Baca juga: Gelar Donor Darah di Kebon Sirih, PMI Kabupaten Sukabumi: Terima Kasih MNC Peduli

Sementara itu, Kordinator Wilayah Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) DKI Jakarta Selatan, Fathurrahman mengatakan ancaman Covid-19 sampai saat ini belum berakhir. Maka itu, kunci keberhasilan penanganan pandemi ini sangat dipengaruhi suksesnya program vaksinasi.

"Meskipun dengan vaksinasi tak berarti kita kebal dan terbebas dari Covid-19, serta vaksinasi juga tak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan, tetapi dengan vaksinasi mampu mengurangi keparahan seseorang bila terkonfirmasi positif Covid-19," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement