Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Modus Ranjau Paku di Jalan Lintas, Begal Ini Dilumpuhkan Timah Panas

Demon Fajri , Jurnalis-Sabtu, 03 September 2022 |13:59 WIB
Modus Ranjau Paku di Jalan Lintas, Begal Ini Dilumpuhkan Timah Panas
Begal dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat ditangkap/ Foto: Demon Fajri
A
A
A

BENGKULU - Salah satu warga Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kebupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, berinisial EDS, terduga pelaku begal dengan modus ranjau paku, ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu.

Terduga pelaku yang telah beraksi di 8 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, ini merupakan residivis kasus curas.

Pria ini ditangkap ketika bersembunyi di salah satu pondok kebun, di Desa Apur, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, yang jauh dari pemukiman penduduk.

Untuk menuju ke lokasi pondok petugas musti menempuh dengan berjalan kaki, dengan jarak tempuh sekira 1 jam perjalanan. Namun, saat ingin ditangkap terduga pelaku, yang berada pondok kebun ini mencoba untuk melawan.

Tim Opsnal Satreskrim, Polres Rejang Lebong, pun akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur atau ditembak, di bagian betis kiri dan kanan terduga pelaku.

"Terduga pelaku beraksi di jalan lintas Curup, Kabupaten Rejang Lebong – Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan," kata Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu, AKP Sampson Sosa Hutapea, Sabtu (3/9/2022).

Dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan ini, kata Sampson, menimpa dua petugas kesehatan usai mengantarkan salah satu pasien Covid-19, ke salah satu rumah sakit di Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam perjalanan pulang ke Kota Curup, korban atas nama, Lekat Abdul Kunci, mengendari mobil ambulance PSC 119, bernopol BD 9177 KY, dengan ditemani rekannya, Indah Permata Sari.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement