Share

Keracunan Massal Siswa dan Guru SD di Malang, Polisi Tak Bisa Lakukan Penyelidikan

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 06 September 2022 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 519 2662084 keracunan-massal-siswa-dan-guru-sd-di-malang-polisi-tak-bisa-lakukan-penyelidikan-iBFu8mXjrs.jpg Ilustrasi (Foto : Mcguff)

MALANG - Polisi tidak bisa melakukan langkah penyelidikan terkait keracunan massal yang melibatkan tenaga pengajar dan siswa SD Muhammadiyah 4 Kota Malang. Pasalnya barang bukti berupa sampel makanan yang membuat keracunan massal sudah terbuang.

Plt Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo mengungkapkan, kasus keracunan massal ini baru diterima laporannya pada Senin kemarin. Saat anggotanya mengecek ternyata seluruh sampel makanan yang menyebabkan keracunan sudah terbuang.

"Sudah lewat (kejadian), kita bisa berbuat apa, makanannya sudah nggak ada. Kamis kejadiannya, saya dikasih tahunya Senin kemarin. Tidak ada laporan dari pihak sekolah dan korban," ucap Anton Widodo ditemui di Mapolresta Malang Kota, pada Selasa (6/9/2022).

Menurutnya, dari laporan kronologi yang diterimanya awalnya ada acara syukuran yang dilakukan oleh orang tua siswa. Pihak katering yang memasak pagi jam 5 lantas dibagikan pada Kamis paginya, namun beberapa orang dimakan pada sore harinya sehingga terjadi peristiwa keracunan massal tersebut.

"Sudah diklarifikasi oleh puskesmas dan PMI di tempat kateringnya, puskesmas sudah ngambil sampelnya untuk di laboratorium, kalau kita susah, sudah lewat kejadiannya. Karena keracunannya apa, makanan sisa nggak ada, kalau makanannya nggak ada kan susah," bebernya.

Di sisi lain Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Malang Suwarjana menjelaskan, bahwa sejauh ini pasca ada peristiwa keracunan massal ke tenaga pengajar di SD Muhammadiyah 4, aktivitas belajar mengajar memang dialihkan secara daring.

"Semua sudah pulang, yang rawat jalan juga sudah sembuh semuanya, cuma perlu istirahat. Makanya sampai hari Rabu masih daring. Pembelajaran daring, bukan libur," ucap Suwarjana.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu pantauan MNC Portal di sekolah yang berada di Jalan Sudimoro, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang tampak sepi. Tak ada aktivitas apapun, bahkan pagar sekolah pun terkunci gembok dari luar.

Informasi yang didapat dari warga, sekolah menghentikan aktivitas belajar mengajarnya pasca adanya keracunan massal yang melibatkan tenaga pengajar dan guru di sekolah tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (1/9/2022), rencananya aktivitas pembelajaran daring dilakukan sejak Senin kemarin hingga tujuh hari ke depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini