Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di Balik Penyekapan, Ada 20 Kamar Apartemen Jajakan ABG sebagai PSK

Erfan Maaruf , Jurnalis-Jum'at, 16 September 2022 |07:21 WIB
Di Balik Penyekapan, Ada 20 Kamar Apartemen Jajakan ABG sebagai PSK
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Seorang remaja perempuan berinisial NAT (15) berhasil kabur dan melapor setelah disekap selama 1,5 tahun untuk dijadikan pekerja seks komersial (PSK) oleh seorang perempuan berinisial EMT di sebuah apartemen. Dari pengakuannya, ada puluhan kamar apartemen untuk menjajakan anak di bawah umur.

Pengacara korban, Muhammad Zakir Rasyidin mengatakan, selama dijajakan, kliennya bersama puluhan anak lainnya di bawah pengawasan ketat terlapor EMT yang disebut mami. Tidak tanggung-tanggung, dari pengakuan korban, ada puluhan kamar dalam satu apartemen yang sediakan untuk praktik prostitusi.

"(Korban) banyak sekali tapi gak tahu jumlahnya tapi yang pasti kamarnya yang disewakan itu ada kurang lebih sekitar 20-an kamar di satu apartemen. Jadi satu apartemen disewakan 20 kamar hanya untuk itu tadi menjajakan anak anak di bawah umur," kata Zakir di Jakarta, Jumat (16/9/2022).

BACA JUGA:Tragis! Gadis ABG Disekap Lalu Dijadikan PSK Selama 1,5 Tahun 

Sejak dijadikan PSK oleh terlapor selama 1,5 tahun, EMT selalu mengubah lokasi apartemen yang dijadikan tempat kencan. Meski demikian, lokasinya tidak jauh dari apartemen yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

"Ada di Jakarta Barat, ada di Cengkareng, ada di daerah Pluit. Jadi pindah-pindah terus," ujarnya.

Selama kurun waktu 1, 5 tahun korban dieksploitasi dan dijadikan mesin penghasil uang sebagai pekerja seks komersial. Bahkan, selama itu korban diwajibkan menghasilkan uang minimal Rp1 juta per harinya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement