BOGOR - Keluarga tidak menyangka bahwa remaja berinisial F (18), harus pergi untuk selamanya dengan cara yang tragis. Korban sempat berpamitan untuk membeli minum sebelum dikabarkan tewas.
Hal itu disampaikan sang kakak Dwiki Bayu kepada wartawan usai melihat jenazah korban di Instalasi Forensik RS PMI Kota Bogor, Sabtu (17/9/2022).
BACA JUGA:Ribuan Orang Antusias Ikuti Donor Darah yang Digelar PSMTI Jawa Timur
"Ketemu sama saya pas saya pulang kerja, a minta rokok atuh? Saya kasih terus saya bilang dek mau kemana lagi kasep? Beli aqua, terus saya bilang itu ada aqua air es engga mau, beli panter bareng sama si mamah keluarnya. Setelah itu saya tidur, 15 menit kemudian saya dibangunin nerima kabar kalau adik saya udah di sini (RS PMI)," kata Dwiki.
Dwiki mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi yang telah dialami oleh adiknya tersebut. Hanya saja mendapat informasi bahwa anak kedua dari empat bersaudara itu telah diserang.
BACA JUGA:Ketua PSMTI Jawa Timur Minta Pengurus di Kabupaten/Kota Gelar Kegiatan Donor Darah Tiga Bulan Sekali
"Gak ada sih (keterangan). Saya ngedengernya itu doang (diserang), karena saya langsung tidur," ungkapnya.
Lokasi kejadian di kawasan Suryakencana atau Pasar Bogor itu memang dikenalnya rawan tawuran. Dirinya pun kerap menyuruh korban untuk segera pulang ketika melihat sedang nongkrong di lokasi.
"Engga sih (jarang nongkrong), kalau saya pulang turun lewat situ, pulang lu pulang langsung. Rawan daerah situ, Suryakencana rawan," terangnya.
Jenazah sang adiknya yang baru lulus sekolah itu rencananya akan dimakamkan oleh keluarga di kampung halaman di wilayah Cianjur, Jawa Barat.
"(Dimakamkan) di kampung, Cianjur rumah neneknya," tutupnya.
BACA JUGA:Polda Metro Usut Kasus Gadis Diperkosa di Hutan Kota Jakut
Sebelumnya, remaja berinisial F (18) meninggal dunia diduga terlibat tawuran di wilayah Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor dini hari tadi. Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian dadanya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh polisi. Jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta untuk diotopsi sebelum dimakamkan.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.