Bahkan Kompolnas mencium indikasi pelanggaran adanya jumlah kapasitas penonton di Stadion Kanjuruhan Malang saat laga berlangsung. Mengingat dari pemaparan Bupati Malang kepadanya, stadion seharusnya hanya mampu menampung 30 ribu saja, tapi dari pihak Panpel mencetak lebih dari 40 ribu tiket. Hal inilah yang berefek pada petugas keamanan yang dikerahkan untuk mengamankan pertandingan.
"Anggota yang dikerahkan 2.000 orang, anggota Polres Malang hanya 600 orang, sehingga yang 1.400 bantuan dari Polres lain Brimob, TNI. Jadi tidak bisa polisi disalahkan, ada Panpel, Liga Indonesia dan budaya yang tidak semua buruk," pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)