Share

Putin Tanda Tangani Dekrit Resmi Sita PLTN Zaporizhzhia

Susi Susanti, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 18 2681758 putin-tanda-tangani-dekrit-resmi-sita-pltn-zaporizhzhia-XFA3EBgHKS.jpg Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit resmi penyitaan PLTN Zaporizhzhia (Foto: Sputnik/AFP)

RUSIA – Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit untuk meresmikan penyitaan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Zaporizhzhia yang dilakukan Rusia.

PLTN ini diketahui telah diduduki oleh pasukan Rusia sejak awal perang. Dikutip BBC, Rusia mengatakan PLTN itu yang merupakan fasilitas nuklir terbesar di Eropa, akan dioperasikan oleh perusahaan baru.

Operator nuklir Ukraina langsung menolak langkah itu dan menilainya sebagai "tidak berharga".

Baca juga: IAEA Serukan Pembebasan Kepala PLTN Zaporizhzhia yang Ditahan Rusia

Sementara itu, Rafael Grossi, Kepala Pengawas Nuklir PBB, IAEA, mengatakan dia akan mengadakan konsultasi dengan kedua belah pihak menyusul perkembangan tersebut.

Baca juga: Bahas Keamanan PLTN Zaporizhzhia, Menlu Rusia Gelar Pertemuan dengan IAEA

Saat ini Grossi dilaporkan sedang menuju ke Kyiv dan kemudian Moskow. Grossi akan berusaha membangun zona perlindungan di sekitar PLTN, yang terletak di dekat garis depan pertempuran.

Seperti diketahui, laporan pertempuran di sekitar lokasi nuklir telah memicu kekhawatiran internasional, dan reaktor terakhir ditutup bulan lalu. Setelah invasi Rusia ke Ukraina 24 Februari lalu, pasukan Rusia telah menguasai PLTN Zaporizhzhia, yang merupakan fasilitas nuklir terbesar di Eropa.

Dikutip VOA, baku tembak telah memutus jalur transmisi fasilitas itu dan memaksa operator untuk menutup enam reaktor guna mencegah bencana radiasi.

Follow Berita Okezone di Google News

Rusia dan Ukraina pun saling menyalahkan terkait serangan yang berlangsung di dekat area PLTN itu.

Sebelumnya, IAEA juga menyerukan pembebasan pejabat PLTN Zaporizhzhia di Ukraina yang ditahan pasukan Rusia.

Menurut perusahaan negara yang mengurusi pembangkit itu, Direktur Jenderal PLTN tersebut, Ihor Murashov, ditahan pada Jumat (30/9/2022).

IAEA mengatakan Rusia telah mengonfirmasi penahanan tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini