Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Putin Ancam Ukraina dengan 'Tanggapan Keras' Setelah Ledakan Jembatan Krimea

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |19:48 WIB
Putin Ancam Ukraina dengan 'Tanggapan Keras' Setelah Ledakan Jembatan Krimea
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)
A
A
A

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Senin, (10/10/2022) bahwa Ukraina telah melakukan "aksi teroris" terhadap Rusia dan berjanji akan bereaksi keras jika tindakan itu berlanjut.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Putin mengatakan Moskow telah meluncurkan serangan rudal jarak jauh terhadap infrastruktur energi, militer dan komunikasi Ukraina pada Senin sebagai pembalasan atas serangan terhadap jembatan penting yang menghubungkan Rusia ke semenanjung Krimea yang dicaplok selama akhir pekan.

"Jelas bahwa dinas rahasia Ukraina memerintahkan, mengatur dan melakukan serangan teroris yang bertujuan menghancurkan infrastruktur sipil penting Rusia," kata Putin tentang ledakan jembatan itu, sebagaimana dilansir Reuters.

Para pejabat Ukraina sangat gembira setelah ledakan itu tetapi Kiev belum mengaku bertanggung jawab.

"Melalui tindakannya, rezim Kiev telah menempatkan dirinya setara dengan kelompok teroris internasional yang paling menjijikkan. Tidak mungkin membiarkan kejahatan semacam ini tidak terjawab," kata Putin, dalam sambutan pembukaan pada pertemuan Dewan Keamanannya yang berkuasa.

Kota-kota di seluruh Ukraina dibiarkan tanpa listrik atau air dan beberapa orang tewas dalam serangan rudal Rusia di lebih dari selusin kota Ukraina pada Senin pagi. Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan: "Putin adalah seorang teroris yang berbicara dengan rudal."

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement