Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kawasan Bidara Cina Masih Kebanjiran, Warga Pilih Bertahan di Rumah

Martin Ronaldo , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |11:30 WIB
 Kawasan Bidara Cina Masih Kebanjiran, Warga Pilih Bertahan di Rumah
Banjir di kawasana Bidara Cina (foto: MPI/Martin)
A
A
A

JAKARTA - Kawasan Rumah Susun Bidara Cina tepatnya di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Jakarta Timur, masih digenangi air setinggi 40 cm sampai dengan 270 cm. Warga bantaran kali juga tampak masih bertahan dikepungan banjir. Tak banyak yang dapat dilakukan oleh para warga selain menunggu banjir surut dan dapat beraktivitas seperti biasanya.

Rohman salah seorang warga yang berada di Pos Kamling mengatakan air mulai menaik dan memasuki pemukiman rumah sekitar pukul 01.00 WIB.

"Meluap dari kali Ciliwung, kiriman dari Bogor katanya mah, jadi larinya kesini," katanya kepada MPI, Senin (10/10/2022).

 BACA JUGA:Banjir Setinggi 3 Meter di Pejaten Timur Berangsur Surut

Saat itu, sambung dia, banyak warga yang sedang beristirahat sehingga kebanyakan dari mereka tidak menyadari akan adanya banjir.

"Karena kondisinya tengah malam kan, jadi banyak warga yang kaget, langsung menaikkan barang-barang penting," tegasnya.

 BACA JUGA: Curah Hujan Tinggi, Kabupaten Lebak Diterjang Banjir dan Longsor

Sementara itu, BPBD DKI Jakarta merilis sebanyak 15 RT terendam banjir di kawasan Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

 

Sebelumnya, Bendung Katulampa yang sempat siaga 1 pada Minggu 9 Oktober 2022 malam, berdampak pada meluapnya Kali Ciliwung yang mengakibatkan sejumlah wilayah di DKI Jakarta mengalami banjir.

BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 33 Rukun Tetangga (RT) di Ibu Kota terdampak banjir pada Senin (10/10/2022).

"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 4 RT, saat ini menjadi 33 RT atau 0,108 % dari 30.470 RT yang ada di Jakarta," kata Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Aji.

Ia menambahkan, bahwa belum ada laporan adanya warga yang mengungsi akibat banjir ini.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah, dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ujarnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement