Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahfud MD: Temuan TGIPF Takkan Diumumkan Sebelum Diserahkan ke Presiden

Riana Rizkia , Jurnalis-Kamis, 13 Oktober 2022 |05:25 WIB
Mahfud MD: Temuan TGIPF Takkan Diumumkan Sebelum Diserahkan ke Presiden
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang juga ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) angkat bicara soal penyelenggara pertandingan sepak bola antara Arema dan Persebaya yang saling lempar tanggung jawab usai adanya tragedi Kanjuruhan.

Usai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 orang itu, para pihak terkait dalam penyelenggaraan pertandingan antara Arema vs Persebaya saling melempar tanggung jawab.

Dia menilai, bahwa tindakan tersebut dapat membahayakan persepakbolaan nasional. Pasalnya, kata Mahfud, para korban dalam tragedi Kanjuruhan seperti menjadi pertaruhan karena tidak ada jaminan keselamatan yang maksimum.

Baca juga: Saling Lempar Tanggung Jawab di Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Sepak Bola Indonesia Agak Kacau

"Tapi bahwa terjadi saling menghindar dari tanggung jawab operasional lapangan antara pihak federasi, pengelola liga, panitia pelaksana, pihak keamanan, hingga penyelenggara siaran, menjadi bukti bahwa penyelengaraan liga sepakbola Nasional agak kacau," kata Mahfud melalui akun instagram miliknya @mohmahfudmd, dikutip Kamis (12/10/2022).

"Membahayakan bagi dunia persepakbolaan kita. Nyawa manusia dibuat pertaruhan karena tak ada jaminan keselamatan yang maksimum," sambungnya.

Baca juga: Mahfud MD Tanggapi Sikap PT LIB dan Indosiar yang Saling Lempar Tanggung Jawab soal Kick-off Jam Malam

Mahfud mengatakan, hal itu juga menjadi salah satu perhatian TGIPF untuk menggali akar masalah yang menyebabkan tragedi berdarah pada 1 Oktober 2022 lalu terjadi.

Setelah semua temuan lengkap, Mahfud menjelaskan bahwa timnya akan segera menyusun rekomendasi dan menyerahkan laporan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ini menjadi salah satu perhatian TGIPF untuk mencari akar masalahnya sebagai bahan untuk menyusun rekomendasi," ucapnya.

Namun Mahfud menegaskan, temuan hasil investigasi TGIPF tidak akan diumumkan sebelum pihaknya menyerahkan laporan ke presiden.

"Temuan TGIPF takkan diumumkan sebelum diserahkan kepada Presiden, sebab TGIPF dibentuk dgn Kepres untuk keperluan Presiden. TGIPF akan menyerahkan laporan kepada Presiden Jumat atau Senin mendatang," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement