Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ultimatum KPK untuk Lukas Enembe: Rugi Kalau Tidak Datang Berikan Keterangan

Martin Ronaldo , Jurnalis-Sabtu, 15 Oktober 2022 |14:08 WIB
Ultimatum KPK untuk Lukas Enembe: Rugi Kalau Tidak Datang Berikan Keterangan
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Gubernur Papua, Lukas Enembe yang selalu mangkir dalam beberapa kali panggilan KPK.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan bahwa Lukas akan sangat merugi apabila tidak hadir dalam proses pemanggilan yang dilakukan oleh KPK.

"Sesungguhnya ketika tersangka Lukas Enembe ataupun kuasa hukumnya tidak hadir menerangkan langsung di hadapan penyidik adalah rugi," katanya kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022).

Kendati demikian pihaknya tidak menekankan kepada keterangan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap gratifikasi, melainkan kepada pengumpulan alat-alat bukti yang ada.

"Jadi alat bukti lain justru menjadi lebih penting bagi kami. Empat alat bukti lain, yaitu keterangan saksi, surat, petunjuk, ahli, itu yang menjadi penting bagi kami untuk menguatkan dugaan korupsi dari tersangka LE," terangnya.

Diketahui, Lembaga antirasuah telah melakukan pemblokiran terhadap seluruh rekening Lukas Enembe dan sang Istri. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pihak terkait dala proses penanganan kasus tersebut.

Namun, KPK kesulitan memeriksa Lukas dan keluarganya. Lukas selalu absen dari dua panggilan KPK, baik sebagai saksi maupun tersangka. Ia berdalih masih menderita sakit.

Sementara istri dan anaknya juga telah menyampaikan surat penolakan untuk memberikan keterangan dalam perkara ini.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement