3. Israel
Untuk mempertahankan keamanan negara, Israel mewajibkan dinas militer bagi seluruh penduduknya yang berusia 18 tahun kecuali orang Israel ultra-Ortodoks dan Arab. Warga yang berasal dari Yahudi, Druze, atau Sirkasia ditugaskan di Angkatan Pertahanan Israel.
Durasi dinas militer bagi pria adalah minimal 2 tahun 8 bulan. Sedangkan untuk wanita adalah 2 tahun. Ada beberapa golongan yang dibebaskan dari dinas militer yakni orang Arab Israel, wanita religius, seorang yang sudah menikah, atau yang memiliki penyakit tertentu.
4. Eritrea
Seluruh penduduk di Eritrea yang belum menikah diwajibkan untuk ikut wajib militer selama 18 bulan. Akan tetapi jangka waktu tersebut bisa diperpanjang selama bertahun-tahun, menurut kelompok Hak Asasi Manusia (HAM). Bahkan ada beberapa kasus wajib militer berlangsung tanpa batas waktu. Kelompok HAM juga menilai bahwa wajib militer menjadi alasan penduduk Eritrea untuk mengungsi atau mencari suaka di Inggris.