Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Persenjataan Indonesia Sangat Mencemaskan, Mahfud MD: Dari Kebutuhan 200 Kita Hanya Punya 17 Pesawat Tempur

Riana Rizkia , Jurnalis-Rabu, 19 Oktober 2022 |15:06 WIB
Persenjataan Indonesia Sangat Mencemaskan, Mahfud MD: Dari Kebutuhan 200 Kita Hanya Punya 17 Pesawat Tempur
Menko Polhukam Mahfud MD/ Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai bahwa kekuatan dan kemampuan persenjataan Indonesia sangat mencemaskan.

"Kalau kita hanya berpikir soal kemampuan atau kekuatan persenjataan kita memang sangat sangat mencemaskan. Bukan mencemaskan, tapi sangat mencemaskan," kata Mahfud dalam diskusi bersama Rocky Gerung di RGTV Channel ID, dikutip Rabu (19/10/2022).

 BACA JUGA:Lolos Verifikasi Faktual, DPD Perindo Kolut Incar 3 Kursi di Parlemen

Contoh kondisi mencemaskan tersebut terlihat pada senjata tembak dan kapal perang yang dimiliki Indonesia.

"Kapal perangnya juga, senjata yang jarak tembaknya 200.000 Km misalnya atau 200 Km kita misalnya punya berapa. Sementara kebutuhan dengan luasan seperti ini kita sudah menghitung semua," tuturnya.

 BACA JUGA:Laptop Tempat Menyimpan Rekaman CCTV Penembakan Yosua Dihancurkan Arif Rachman Arifin

Kondisi serupa juga dialami pesawat tempur Indonesia. Mahfud menyebut, berdasarkan perhitungan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, jumlah pesawat yang dimiliki Indonesia masih jauh dari angka seharusnya.

Indonesia diketahui hanya memiliki 17 unit pesawat tempur sedangkan kebutuhan seharusnya mencapai 200 unit.

"Karena misalnya, kita punya pesawat sekian, kebutuhan pesawat dalam situasi sekarang perlunya 200, kita baru punya 17 pesawat tertentu. Yang 17 ini pun, yang dua sudah dikanibal," ucapnya.

Untuk itu, Mahfud menjelaskan, bahwa Kemenhan telah mengajukan proposal kepada Presiden Joko Widodo untuk proyeksi kebutuhan senjata di Indonesia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement