Dengan begitu, kata Mahfud, maka Indonesia dapat menyediakan senjata dengan cara seperti orang Jepang menyikapi negara lain.
"Sehingga kemenhan itu sudah mengajukan proposal kepada presiden dan sekarang sedang dihitung ulang agar cermat menghitungnya, sehingga kita nanti akan menyediakan senjata seperti cara orang Jepang menyikapi negara negara lain," katanya.
Lebih lanjut Mahfud mengatakan, banyak yang optimis dengan persenjataan Indonesia karena menilai bahwa peperangan tidak akan terjadi. Namun, Mahfud menegaskan bahwa kekuatan persenjataan merupakan hal yang penting.
"Ada juga yang optimis, 'buat apa sih senjata-senjata gitu. Perang kayak gitu enggak akan ada, sekarang itu kan perang IT saja sebenarnya. Proxy yang banyak dikhawatirkan proxy sebenarnya bukan perang seperti itu'," ungkapnya.
"Tapi pemerintah katakan ini harus, persenjataan, keahlian kita harus disiapkan. Itu sudah diproyeksikan sekarang 2022, Pak Prabowo sudah menghitung 25 tahun ke depan," sambungnya.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.