Share

Polda Papua Barat Selidiki Aliran Dana Desa ke KKB

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Jum'at 28 Oktober 2022 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 28 340 2696494 polda-papua-barat-selidiki-aliran-dana-desa-ke-kkb-Gfrw2yqrLq.jpg Polda Papua Barat menyelidiki aliran dana desa ke KKB. (Ist)

JAKARTA - Kapolda Papua Barat, Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga mengarahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan dana desa untuk mendukung kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Arahan Kapolda itu dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat, Kombes Romilus Tamtelahitu.

"Terkait aliran dana desa untuk menunjang kegiatan yang bertentangan dengan NKRI menjadi salah satu agenda prioritas Polda Papua Barat sebagaimana arahan dan komitmen Bapak Kapolda," ujar Romilus, melansir Antara, Jumat (28/10/2022).

Ia mengatakan tim gabungan Polda Papua Barat sedang melakukan pendalaman terhadap penggunaan dana desa di 2 daerah yang kerap menjadi sasaran gerakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan berafiliasi dalam organisasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

"Tim gabungan sedang melakukan pendalaman penggunaan dana desa di Kabupaten Maybrat dan Teluk Bintuni. Karena dalam dua tahun terakhir dua daerah ini secara berturut-turut terjadi peristiwa penyerangan terhadap aparat negara maupun warga sipil," ujarnya.

Romilus mengatakan, secara spesifik sejumlah kampung di Maybrat dan Teluk Bintuni telah menjadi target penyelidikan penggunaan dana desa karena diduga sebagai sarang organisasi KNPB.

"Ada sejumlah kampung yang sudah terindikasi menggunakan dana desa untuk menopang kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan ideologi negara Indonesia," ujar Kombes Romilus Tamtelahitu.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, pada 21 Oktober 2022, Polda Maluku menangkap enam orang tersangka penyelundupan sejumlah senjata api dan ratusan amunisi yang akan diselundupkan dari Maluku ke Papua.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku Kombes Andi Iskandar menyatakan, hasil pemeriksaan awal para tersangka menyebut penyelundupan senjata ke Papua karena ada pemesan.

"Iya benar, ada rencana penyelundupan senjata api dan amunisi ke Papua dari Maluku. Alasan tersangka menyelundupkan senjata api ke Papua karena ada permintaan pengiriman senjata dari warga Papua," ujar Andi Iskandar di Ambon.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini