Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kronologi Lengkap Kaburnya Napi Narkoba dari Lapas Cipinang

Muhammad Farhan , Jurnalis-Selasa, 01 November 2022 |05:40 WIB
Kronologi Lengkap Kaburnya Napi Narkoba dari Lapas Cipinang
Lapas Cipinang (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA (MPI) - Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Tonny Nainggolan menyampaikan kronologi kaburnya satu tahanan narkoba dari Lapasnya. Tahanan yang diketahui bernama Aditya Egatifyan (AE) alias Bokir, adalah seorang bandar narkoba asal Bogor.

Tonny menjelaskan AE kabur pada sekira pukul 18.25 WIB hari Sabtu 29 Oktober 2022. Ia mengatakan jajarannya langsung melakukan penelusuran ihwal proses kaburnya bandar narkoba tersebut.

"Mulanya, pada pukul 17.00 WIB, yang bersangkutan keluar dari blok tipe 7 OH kamar nomor 218 untuk melaksanakan sholat berjamaah di masjid lapas kelas 1 Cipinang, sholat berjamaah magrib," ujar Tonny kepada wartawan di Lapas Cipinang, Senin (31/10/2022).

Tonny mengungkapkan, berdasarkan rekaman CCTV, AE tidak terlihat di Masjid Lapas. Menurutnya, sekira pukul 17.42 WIB, AE tidak ikut bersama dengan tahanan lainnya ketika hendak beranjak menuju masjid.

"Diduga yang bersangkutan itu bersembunyi di toilet masjid lapas kelas 1 Cipinang," kata Tonny.

Syahdan, Tonny menuturkan, AE terlihat memanjat ornames pertama, dengan lokasi persis bagian belakang Lapas. Ia mengatakan, saat turun dari ornames tersebut, AE terlihat menggunakan sarung yang dibagi menjadi dua bagian guna membantunya turun.

"Nah dari situ dia berjalan mengarah ke arah timur sekitar jarak 300 meter," katanya.

Dalam rekaman CCTV, Tonny menjelaskan setelah sembilan menit dalam usahanya untuk kabur, AE kemudian terpantau menaiki ornames kedua dan turun di ruang kegiatan kerja kuliner.

"Dari situ terpantau dari CCTV dia naik lagi dan turun dari pagar ornames dengan menggunakan sarung pada pukul 18.21 WIB," jelas Tonny.

Saat melarikan diri melewati ornames Lapas terakhir, Tonny menjelaskan AE mengalami luka di sejumlah anggota tubuhnya. Ia menyampaikan kondisi luka tersebut hadir karena AE memaksakan diri menerobos kawat-kawat yang ada di ornames.

"Dia mengalami luka baik di tangan maupun di kaki, ada ceceran darah di tkp, dan untuk sementara TKP masih kami amankan," terang Tonny.

Kemudian setelah berhasil melewati ornames, lanjut Tonny, AE berjalan keluar melewati rutan kelas I Cipinang, melalui gerbang Rumah Sakit Pengayoman, yang berada di sebelah barat.

"Nah dari situ, mengarah ke rumah RS Pengayoman. Kebetulan kalau sudah Sabtu, dan hari biasa kalau sudah diatas jam 6 sore gerbang RS ini sudah tutup," imbuh Tonny.

Hingga kini, AE masih diburu pihak kepolisan dari seluruh wilayah, khususnya di Jakarta Timur. Tonny juga mengungkapkan, alamat domisili AE yang berada di Bogor, tengah dipantau oleh polisi.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement