Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Maraknya Kasus Pembunuhan oleh Kerabat Terdekat, Pengamat: Wejangan Hati-Hati pada Orang Asing Harus Direvisi

Muhammad Farhan , Jurnalis-Rabu, 02 November 2022 |14:25 WIB
Maraknya Kasus Pembunuhan oleh Kerabat Terdekat, Pengamat: Wejangan Hati-Hati pada Orang Asing Harus Direvisi
Ilustrasi/Unsplash
A
A
A

JAKARTA - Maraknya kasus pembunuhan yang belakangan ini terjadi, didominasi antar kerabat atau anggota keluarga terdekat.

Semisal kasus pembunuhan Rudolf terhadap rekan bisnisnya di apartemen; kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang dilakukan oleh atasannya, Ferdy Sambo; atau kasus seorang Ayah kandung yang tega memukuli anak kandungnya sendiri hingga tewas.

Kasus-kasus pembunuhan antar kerabat atau anggota keluarga tersebut, menurut pakar Psikolog Forensik, Reza Indragiri, sebagai suatu hal yang tidak mengherankan.

Menurut Reza, potensi pembunuhan antar anggota keluarga atau kerabat dekat yang sudah saling kenal lama, justru sangat dimungkinkan.

"Hitung-hitungan di atas kertas, orang yang paling mungkin menjahati kita memang orang dekat," kata Reza melalui pesan singkat kepada MPI, Rabu (2/11/2022).

Tenaga pengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian dan UIN Jakarta tersebut, menjelaskan pelaku yang menjadi orang terdekat dapat dipastikan memiliki informasi dari sasaran korbannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement