Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Intelijen AS: Iran Cari Bantuan Rusia untuk Meningkatkan Program Nuklir

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 05 November 2022 |15:36 WIB
Intelijen AS: Iran Cari Bantuan Rusia untuk Meningkatkan Program Nuklir
Iran diduga mencari bantuan Rusia untuk program nuklirnya (Foto: Anadolu Agency)
A
A
A

IRAN - Pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) meyakini jika Iran sedang mencari bantuan Rusia untuk meningkatkan program nuklirnya. Ini dilakukan saat Teheran mencari rencana cadangan jika kesepakatan nuklir yang langgeng dengan kekuatan dunia gagal terwujud.

Menurut sumber yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut mengatakan, laporan intelijen menunjukkan bahwa Iran telah meminta bantuan Rusia untuk memperoleh bahan nuklir tambahan dan dengan fabrikasi bahan bakar nuklir.

Bahan bakar itu dapat membantu Iran memberi daya pada reaktor nuklirnya dan berpotensi mempersingkat lebih lanjut apa yang disebut "waktu breakout" Iran untuk membuat senjata nuklir.

Baca juga:  Penasihat Khamenei: Iran Mampu Membuat Bom Nuklir, Tapi Belum Putuskan Apakah Akan Membuat

Namun, para ahli menekankan kepada CNN, bahwa risiko proliferasi nuklir bervariasi tergantung pada reaktor mana bahan bakar itu digunakan. Dan juga tidak jelas apakah Rusia telah setuju untuk membantu karena Kremlin telah lama menentang Iran untuk mendapatkan senjata nuklir.

Baca juga: Perundingan Nuklir, Israel Tekan Prancis agar Lebih Keras Hadapi Iran

Pejabat AS mengatakan proposal Iran ini datang di tengah kemitraan yang berkembang antara Iran dan Rusia yang dalam beberapa bulan terakhir termasuk Iran mengirim drone dan peralatan lainnya ke Rusia untuk digunakan dalam perangnya di Ukraina, dan Moskow berpotensi menasihati Teheran tentang cara menekan gerakan protes yang melanda Iran.

Iran telah mengatakan program nuklirnya hanya untuk tujuan damai dan secara resmi menghentikan program senjatanya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement