Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Isu Sentral yang Pernah Dibahas G20, Salah Satunya Mengutuk Keras Terorisme

Ajeng Wirachmi , Jurnalis-Rabu, 16 November 2022 |08:15 WIB
4 Isu Sentral yang Pernah Dibahas G20, Salah Satunya Mengutuk Keras Terorisme
G20. (Foto: Dok Ist)
A
A
A

TIDAK hanya membicarakan ekonomi, forum G20 juga membahas mengenai berbagai faktor penunjang ekonomi yang berdampak langsung pada kemajuan ekonomi dunia.

Lantas, apa saja isu-isu sentral yang pernah dibahas dalam G20? Berikut informasinya:

1. Tantangan Ekonomi Global (G20 Rusia 2013)

Rusia menjadi tuan rumah penyelenggara G20 tahun 2013, tepatnya di Kota Saint Petersburg. Dalam G20 Rusia, salah satu isu penting yang dibahas adalah mengenai tantangan ekonomi global.

Tantangan ekonomi global yang dimaksud adalah pertumbuhan ekonomi lemah, sementara angka pengangguran tetap tinggi, teruama terjadi di kalangan kaum muda.

Selain itu, ada pula isu terkait tingkat investasi swasta yang tidak mencukupi banyak negara. Sebagian besar diakibatkan oleh ketidakpastian pasar.

Demi mengatasi tantangan tersebut, maka dibuatlah Rencana Aksi St Petersburg. Tujuan utamanya adalah guna memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, seimbang, dan berkelanjutan.

 Baca juga: Tak Akui Rusia, Zelensky Sebut G20 Jadi G19

Di samping itu, fokus lain yang juga disinggung dalam G20 2013 adalah menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

2. Bangun Ketahanan Ekonomi Dunia (G20 Australia 2014)

Selanjutnya, ada Australia yang juga pernah menjadi Presidensi G20 tahun 2014. Diadakan di Brisbane, G20 kala itu fokus membahas pembangunan ketahanan ekonomi dunia.

G20 harus menjadi program kerja untuk mengatur ekonomi global dan mengatasi risiko keuangan. Melalui informasi yang terdapat dalam ‘G20 2014: Overview of Australia’s Presidency’, disebutkan bahwa langkah-langkah yang bisa digunakan untuk membangun ketahanan ekonomi dunia adalah reformasi pada sistem keuangan global, memperkuat sistem pajak, reformasi institusi global, dan memperkuat ketahanan pasar energi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement