Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terungkap! Begini Modus Penipuan Bisnis Online Makan Korban Ratusan Mahasiswa IPB

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Jum'at, 18 November 2022 |11:40 WIB
Terungkap! Begini Modus Penipuan Bisnis <i>Online</i> Makan Korban Ratusan Mahasiswa IPB
Pelaku penipuan yang menyasar korban mahasiswa IPB. (Foto: Putra R)
A
A
A

BOGOR - Tersangka penipuan bisnis online berinisial SAN melakukan aksinya dengan modus pencairan dana dan bisnis melalui toko online. Tetapi, toko online tersebut rupanya bukan milik tersangka.

"Setelah penyidik mencari informasi, ternyata toko itu milik orang lain. Pelaku juga mengimingi keuntungan 10-15 persen atas tiap transaksi yang dilakukan korban," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Jumat (18/11/2012).

Sedangkan, untuk menggaet mahasiswa, SAN kebetulan kenal dengan para senior-senior. Dari situ, SAN memperkenalkan bisnis online kepada korban mahasiwa baik melalui seminar online dan lainnya.

"Masuknya ke kampus kebetulan ada yang kenal dengan pelaku dari kakak kelas korban sehingga pelaku mengadakan kegiatan seminar melalui Zoom meeting, menawarkan kerja sama yang sebagaimana disampaikan pelaku ke korban," jelasnya.

 Baca juga: Nih Tampang Penipu Bisnis Online Mahasiswa IPB

Sejauh ini, tercatat ada 317 orang yang menjadi korban di mana mayoritas adalah mahasiswa IPB. Total kerugian kurang lebih Rp2,3 miliar.

"Kalau total korban dari perbuatan itu sebagaimana yang dilaporkan ke kami ada 317 orang. Itu dari beberapa mahasiswa di unversiras berbeda. Kami juga koordinasi dengan Polresta Bogor Kota ada juga korban merupakan masyarakat biasa. Rp2,3 miliar itu dari keseluruhan berdasarkan perhitungan pihak pinjol dan dari pengakuan pelaku sendiri," jelasnya

Adapun hasil dari penipuan tersebut digunakan oleh tersangka untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, juga untuk menutupi tagihan dari korban lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement