Share

Taliban: 19 Orang Dicambuk di Depan Umum dengan 39 Kali Cambukan, 9 Diantaranya Wanita

Susi Susanti, Okezone · Selasa 22 November 2022 09:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 18 2712262 taliban-19-orang-dicambuk-di-depan-umum-dengan-39-kali-cambukan-9-diantaranya-wanita-yT1jX7vBD1.jpg Ilustrasi hukum cambuk (Foto: Okezone)

KABUL - Mahkamah Agung Taliban, pada Senin (21/11/2022) mengatakan 19 orang dicambuk di depan umum di Afghanistan bulan ini. Hal tersebut merupakan tanda-tanda pertama kelompok yang berkuasa itu mulai memberlakukan interpretasi syariah (hukum Islam) yang ketat terhadap keadilan kriminal.

"Setelah melakukan pertimbangan dan penyelidikan syariah yang ketat, masing-masing dari mereka dihukum dengan 39 cambukan," kata Juru Bicara MA Mawlawi Enayatullah. Sembilan di antara orang-orang yang dicambuk itu adalah perempuan.

Jubir itu mengatakan pemberian hukuman itu terjadi di provinsi Takhar pada 11 November lalu setelah salat Jumat di atas perintah pengadilan provinsi.

Baca juga: Taliban Perintahkan Hukuman Syariah Diterapkan, Termasuk Amputasi, Cambuk hingga Rajam

Meskipun itu adalah salah satu indikasi pertama pemberlakuan hukuman fisik sistemik di bawah pemerintahan Taliban yang bergaris keras, belum jelas apakah hukuman semacam itu akan diberlakukan secara nasional.

Baca juga: Usai Dilarang Pergi ke Taman dan Pasar Malam, Taliban Larang Wanita Afghanistan Datang ke Gym dan Pemandian Umum

Menurut pernyataan pengadilan, pemimpin spiritual Taliban bulan ini bertemu dengan para hakim, dan mengatakan mereka harus menjatuhkan hukuman sejalan dengan syariah.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Negara-negara lain telah mengecam rekam jejak Taliban dalam hal hak asasi manusia dan hak-hak perempuan sejak berkuasa pada Agustus 2021 setelah pemberontakan selama dua dekade. Tidak ada pemerintah asing yang mengakui pemerintahan Taliban. Dan banyak pihak asing yang mengkritisi langkah Taliban yang batal membuka sekolah menengah bagi anak-anak perempuan di seluruh negara itu.

Hukuman cambuk di tempat umum dan eksekusi dengan batu pernah terjadi di bawah kekuasaan Taliban sebelumnya pada 1996-2001.

Hukuman semacam itu kemudian menjadi langka dan dikecam oleh pemerintahan Afghanistan yang didukung asing, meski hukuman mati masih tetap legal di negara itu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini