Share

Dikerjai Penelepon Iseng, Presiden Polandia Akui Tidak Ingin Perang dengan Rusia

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 23 November 2022 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 18 2713185 dikerjai-penelepon-iseng-presiden-polandia-akui-tidak-ingin-perang-dengan-rusia-632pVFIDxu.jpg Presiden Polandia Andrzej Duda. (Foto: Reuters)

WARSAWA - Presiden Polandia berbicara kepada penelepon tipuan yang berpura-pura menjadi Emmanuel Macron dari Prancis pada malam ketika sebuah rudal menghantam sebuah desa di dekat perbatasan Ukraina, kata kantornya pada Selasa, (22/11/2022).

Dalam rekaman 7-1/2 menit panggilan telepon yang diposting di internet oleh komedian Rusia Vovan dan Lexus, Presiden Polandia Andrzej Duda terdengar berbicara dalam bahasa Inggris kepada penelepon, yang mencoba menggunakan aksen Prancis.

Seruan itu, untuk kedua kalinya dalam beberapa tahun terakhir orang iseng dari Rusia berhasil menghubungi Duda, datang pada malam ketika dunia khawatir konflik di Ukraina dapat meluas ke luar perbatasannya.

"Emmanuel, percayalah, saya ekstra hati-hati," kata Duda kepada penelepon itu sebagaimana dilansir Reuters. "Saya tidak ingin berperang dengan Rusia dan percayalah, saya ekstra hati-hati, ekstra hati-hati."

Kantor Duda menulis di Twitter: "Setelah ledakan rudal di Przewodow, selama panggilan yang sedang berlangsung dengan kepala negara dan pemerintahan, seseorang yang mengaku sebagai Presiden Prancis Emmanuel Macron terhubung."

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Selama panggilan telepon, Presiden Andrzej Duda menyadari dari cara yang tidak biasa lawan bicara melakukan percakapan bahwa mungkin ada upaya tipuan dan upaya mengakhiri percakapan."

Kantor Duda sedang menyelidiki bagaimana penelepon berhasil menghubungi dia bersama dengan layanan terkait, kata kantor kepresidenan.

Pada 2020, Vovan dan Lexus menelepon Duda dengan berpura-pura menjadi Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengajukan pertanyaan tentang keamanan dan penyaringan panggilan di kantor Duda.

Dua penasehat Duda belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar lebih lanjut.

Vovan dan Lexus dikenal di Rusia karena menargetkan selebritas dan politisi dengan panggilan telepon iseng dan di masa lalu telah menipu Macron, penyanyi Inggris Elton John dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, di antara banyak lainnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini