Share

Demi Penuhi Kebutuhan Hidup, Janda Cantik Nekat Jadi Kurir Sabu

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 24 November 2022 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 519 2714114 demi-penuhi-kebutuhan-hidup-janda-cantik-nekat-jadi-kurir-sabu-5KcdZ3RTZg.jpg Janda cantik jadi kurir sabu ditangkap polisi (Foto : MPI)

MALANG - Polresta Malang Kota memusnahkan barang bukti narkoba yang disita dari hasil operasi selama empat bulan terakhir. Tercatat ada tiga jenis narkotika dan obat-obatan terlarang yang dimusnahkan mulai dari sabu, ganja, dan pil koplo.

Pemusnahan dilakukan di halaman belakang Mapolresta Malang Kota bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, pada Kamis sore (24/11/2022). Barang bukti berupa sabu dan pil koplo dimusnahkan dengan alat blender, sedangkan ganja dibakar bersama-sama.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menuturkan, ada tujuh tersangka terdiri dari enam laki-laki dan seorang tersangka perempuan diamankan. Dari para pelaku jajaran kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang dua orang di antaranya merupakan residivis, sedangkan lima di antaranya pelaku baru.

"Peran tersangka pengguna dan pengedar, barang bukti yang kita amankan keseluruhan sabu 1,8 kilogram, ganja 3,9 kilogram, pil dobel L sebanyak 141 ribu butir," ucap Budi Hermanto di Mapolresta Malang Kota.

Dengan jumlah barang bukti tersebut pihaknya menyebut ada 32.154 jiwa yang terselamatkan dari peredaran narkotika ini. Ia berkomitmen terus secara transparan memberantas peredaran narkotika.

Sementara itu, dari sekian tersangka satu orang tersangka merupakan perempuan. Ia berinisial D (35) janda dengan lima orang yang terjerat peredaran narkotika.

"Karena mungkin anaknya lima anak, nekat berbuat penyalahgunaan narkoba. Ekonomi ingin cari nafkah saja, sehingga nekat jualan narkoba," ucap Kanit Idik 2 Satresnarkoba Polresta Malang Kota Iptu Hengky.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Ia mengaku telah sebulan lebih memantau pergerakan janda cantik sebagai kurir. Dari hasil investigasi pelaku hanya mengedarkan barang haram jenis sabu sesuai pesanan pembeli.

"Kita sudah beberapa kali melakukan penyelidikan baru satu bulan ini kita ungkap, satu bulan terakhir. Dia hanya dapat order terus kita lakukan penangkapan," terangnya.

Di sisi lain, Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Dodi Pratama mengatakan, para sindikat tersebut mendapatkan narkoba dari wilayah sekitar Surabaya. Kemudian barang terlarang itu diedarkan di wilayah Malang Raya.

"Mereka mengedarkannya di Malang Raya. Barangnya dari seputaran Surabaya," katanya.

Ketujuh tersangka dijerat dengan Pasal 112 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara selama 4 hingga 20 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini