Share

Lagi Asyik Berenang, Ular Piton Sepanjang 3 Meter Gigit dan Seret Bocah 5 Tahun ke Kolam Renang

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 26 November 2022 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 18 2715275 lagi-asyik-berenang-ular-piton-sepanjang-3-meter-gigit-dan-seret-bocah-5-tahun-ke-kolam-renang-jnftvqfoge.jpg Ular piton sepanjang 3 meter menggigit dan menarik bocah 5 tahun ke kolam renang (Foto: 3AW/Ben Blake)

AUSTRALIA - Seorang anak laki-laki di Australia berusia lima tahun selamat setelah digigit, dililit dan diseret ke dalam kolam renang oleh seekor ular piton yang berukuran sekitar tiga kali ukuran tubuhnya.

Sang ayah mengatakan kepada sebuah stasiun radio lokal, Beau Blake sedang menikmati berenang di rumahnya ketika reptil sepanjang 3 meter itu menyerang.

Dia menceritakan awal mula kejadian itu terjadi. "[Beau] baru saja berjalan di sekitar tepi [kolam]... dan saya yakin ular piton itu duduk di sana menunggu korban datang... dan Beau adalah dia,” lanjutnya.

 Baca juga: Ular Piton Sepanjang 5,5 Meter Terlihat di Atap Rumah, Picu Kepanikan Warga

"Saya melihat bayangan hitam besar keluar dari semak-semak dan sebelum mereka mencapai dasar, itu benar-benar melilit kakinya,” ujarnya, dikutip BBC.

Baca juga:  Mengerikan! Hilang di Kebun Karet, Nenek Ini Ternyata Ditelan Ular Piton

Beau dan ular yang melilitnya ditarik dari kolam oleh kakek Beau dan anak laki-laki itu dibebaskan dari ular itu oleh ayahnya Ben.

Tanpa perlindungan diri apa pun, kakek Beau yang berusia 76 tahun, Allan, melompat ke kolam dan menyerahkan anak laki-laki dan ular itu kepada Ben.

"Saya bukan anak kecil... [jadi] saya membebaskannya dalam waktu 15-20 detik," ujar Ben.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Ben kemudian memegang ular sanca itu selama sekitar 10 menit saat dia mati-matian berusaha menenangkan anak-anaknya dan ayahnya, sebelum melepaskan ular itu kembali ke tumbuh-tumbuhan.

"Dia kembali ke TKP, hal yang nakal,” ungkapnya.

Kondisi Beau dinyatakan baik dan hanya menderita luka ringan.

"Setelah kami membersihkan darah dan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan mati karena itu bukan ular berbisa ... dia sebenarnya cukup baik," kata ayahnya Ben kepada stasiun radio Melbourne 3AW pada Jumat (25/11/2022) tentang kejadian itu.

"Dia benar-benar hebat," ujarnya. Ben mengatakan keluarganya yang tinggal di kota pesisir Teluk Byron di New South Wales akan memantau luka gigitan untuk melihat tanda-tanda infeksi.

“Meski beruntung lolos, kisah dramatis itu masih cukup cobaan berat,” katanya.

Ben mengatakan kepada stasiun radio jika ular sanca adalah fakta kehidupan di daerah tersebut, sekitar 8 jam di utara Sydney.

“Lihatlah, ini Australia,” ungkapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini