Share

BMKG: 285 Gempa Susulan Berlangsung di Kabupaten Cianjur

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 28 November 2022 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 525 2715897 bmkg-285-gempa-susulan-berlangsung-di-kabupaten-cianjur-7dvqFDAeQq.jpg BMKG (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Koordinator Peringatan Dini Gempa Bumi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sigit mengatakan sebanyak 285 kali gempa susulan terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat hingga Minggu sejak gempa utama pada 21 November 2022.

"Untuk saat ini dari kumulatif mainshock atau gempa utama sampai dengan aftershock atau gempa susulannya saat ini sudah tercatat 285 event tetapi secara statistik 34 persen itu di hari pertama jadi memang hari pertama ini berkontribusi cukup besar sedangkan saat ini sudah jauh menurun ," kata Sigit dilansir Antara, Senin (28/11/2022)

Dari pengamatan BMKG, sejak pukul 00.00 WIB hingga 16.00 WIB pada Minggu 27 November 2022, tercatat 15 kali gempa susulan dengan dua kali gempa dirasakan. Hingga saat ini, tren kegempaan menurun.

Ia menuturkan BMKG saat ini tetap melakukan pengukuran di lokasi-lokasi kerusakan untuk bisa menilai korelasinya dengan dampak kerusakan akibat dari kegempaan yang diterima di wilayah tersebut.

Baca juga: Gempa M4,6 Guncang Pesisir Selatan Sumbar, Getarannya sampai Padang

Sementara terkait cuaca, untuk tiga hari ke depan pada siang menjelang sore, Kabupaten Cianjur masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan sampai dengan sedang.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 5,6 pada Senin 21 November 2022 pukul 13.21 WIB terjadi di sekitar 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pusat gempa bumi itu berada di darat pada kedalaman 10 km di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur.

Baca juga: Getaran Gempa M4,6 Pangandaran Terasa hingga Sukabumi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 321 warga meninggal dunia hingga hari ketujuh atau Minggu 27 November 2022 sejak gempa melanda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada 21 November 2022.

Follow Berita Okezone di Google News

Sedangkan 11 orang dinyatakan hilang, dan 108 orang mengalami luka berat dan masih dirawat di seluruh rumah sakit baik di Kabupaten Cianjur maupun sudah dirujuk ke rumah sakit lain.

Sebanyak 325 titik pengungsian tersebar di seluruh Kabupaten Cianjur, dengan rincian 183 titik pengungsian dengan kekuatan mengungsi di atas 25 orang, dan 142 titik pengungsian mandiri dengan kekuatan di bawah 25 orang.

Saat ini jumlah pengungsi terdata sebanyak 73.874 orang, yang meliputi 33.713 laki-laki dan 40.161 perempuan termasuk di dalamnya 92 penyandang disabilitas, 1.207 ibu hamil, dan 4.240 lansia.

Untuk sementara ini, total ada 62.628 rumah yang rusak akibat gempa tersebut, yang mencakup 27.434 rumah rusak berat, 13.070 rumah rusak sedang , 22.124 rumah rusak ringan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini