Share

Kabinet Harus Ramping, PM Malaysia Anwar Ibrahim Janji Akan Dengar Semua Masukan Sebelum Pilih Menteri

Susi Susanti, Okezone · Selasa 29 November 2022 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 18 2717040 kabinet-harus-ramping-pm-malaysia-anwar-ibrahim-janji-akan-mendengar-semua-masukan-sebelum-memilih-menteri-8JGxsMEnrb.jpg PM Malaysia Anwar Ibrahim (Foto: Pejabat Perdana Menteri)

PUTRAJAYA - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim telah menekankan bahwa dia sangat ingin mendengar semua pandangan sebelum memilih kabinet menteri.

Usai rapat dewan kepresidenan Pakatan Harapan (PH) pada Senin (28/11/2022), Anwar ditanya oleh wartawan apakah dia telah menyelesaikan pemilihan susunan kabinetnya.

“Prosesnya adalah setiap orang dapat memberikan pandangannya tetapi mereka menyerahkan kepada saya untuk membuat keputusan akhir,” terangnya, dikutip CNA.

Baca juga: Tolak Mobil Dinas Mercedes S600, PM Malaysia Anwar Ibrahim Juga Enggan Renovasi Kantor

Ketika didesak kapan pengumuman akan dilakukan, Anwar mengatakan itu akan dilakukan "sesegera mungkin".

Baca juga:  Raja Arab Saudi dan Pangeran Ucapkan Selamat ke PM Malaysia Anwar Ibrahim, Doakan Keberhasilan dan Rakyat Semakin Sejahtera

“Karena ini situasi yang tidak biasa karena pemerintah persatuan melibatkan banyak pihak. Jadi sebelum saya memutuskan saya harus mendengar semua pandangan,” ujar anggota DPR Tambun itu.

Dia menambahkan bahwa masalah utama yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa Kabinetnya akan dirampingkan dan dia tidak akan mengangkat menteri Kabinet sebagai bentuk penghargaan.

“Di pemerintahan sebelumnya, pemimpin akan terus menambahkannya. 50? Oke. 60? oke, 70, oke? Tidak cukup? Utusan khusus. Tidak cukup? Penasihat khusus. Saya tidak bersedia melakukan itu," tambahnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Anwar juga ditanya apakah dia akan mempertimbangkan pandangan organisasi non-pemerintah tertentu untuk tidak mempertimbangkan anggota parlemen dengan kasus pengadilan yang sedang berlangsung di Kabinetnya, termasuk Ketua BN Ahmad Zahid Hamidi.

“Itu pandangan yang kami pertimbangkan. Tapi dari segi hukum, baru setelah ada putusan (akan berpengaruh). Selebihnya akan kami pertimbangkan,” ujarnya.

Pada Minggu (27/11/2022), Anwar mengatakan bahwa dia akan mengumumkan Kabinetnya dalam beberapa hari ke depan karena dia sedang berdiskusi dengan anggota koalisi, termasuk empat partai utama di Pakatan Harapan - Parti Keadilan Rakyat (PKR), Partai Aksi Demokratik (DAP), Amanah dan United Progressive Kinabalu Organization.

Selama akhir pekan, Anwar juga mengadakan diskusi dengan para pemimpin mitra koalisi PH, seperti ketua Gabungan Rakyat Sabah (GRS) Hajiji Noor dan ketua Gabungan Parti Sarawak Abang Johari Tun Openg.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini