Share

Sakit Diabetes Menahun, Si Mbah Gantung Diri di Dapur

Erfan Erlin, iNews · Jum'at 02 Desember 2022 08:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 510 2719046 sakit-diabetes-menahun-si-mbah-gantung-diri-di-dapur-ZkO5i4TfMc.jpg Si Mbah berinisial S gantung diri, diduga karena frustasi lantaran penyakit diabetes yang tak kunjung sembuh (Foto : Istimewa)

GUNUNGKIDUL - Diduga karena menderita diabetes yang tak kunjung sembuh, si mbah berinisial S (68), asal Dusun Warak , RT 04 RW 02, Kabupaten Gunungkidul mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Aksi tersebut dilakukan pada hari Kamis 1 Desember 2022, sore kemarin. S ditemukan tergantung di bagian belakang rumahnya menggunakan seutas tali tampar nilon berwarna hijau.

Kapolsek Panggang AKP Anang Prastawa menuturkan. aksi gantung diri tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB dan di laporkan ke Mapolsek Panggang sekira pukul 16.50 WIB. Aksi tersebut pertama kali diketahui oleh sang suami T (68).

"Itu yang mengetahui suaminya," kata dia, Jumat (2/12/2022).

Kamis kemarin sekira pukul 16.00 WIB oleh suami korban, T baru saja pulang dari ladang setelah mencari rumput. Ia kemudian masuk ke dalam rumah untuk beristirahat sebentar karena cukup lelah.

Setelah beberapa saat beristirahat suami korban bingung karena tidak biasanya rumah dalam keadaan kosong. T kemudian berusaha mencari keberadaan istrinya di dalam rumah tapi tidak ditemukan.

"Bapak T kemudian menuju belakang rumah atau dapur dan menemukan korban sudah dalam posisi tergantung," tutur dia.

Mendapati istrinya tergantung, dia kemudian berteriak meminta pertolongan dan didengar tetangganya yang sedang memetik buah kelapa di dekat rumah tersebut. Tetangga lain juga mendengar teriakan T langsung berdatangan.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Mereka kemudian mendekat dan melihat posisi S yang sudah tergantung. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Bripka Yayan, Bhabinkamtibmas setempat. Oleh Bripka Yayan kemudian diteruskan ke Polsek Panggang.

Bersama petugas Puskesmas Panggang, mereka kemudian mendatangi TKP. Saat tiba di lokasi S masih terlihat tergantung di bagian blandar dapur menggunakan tali tampar (nilon) warna hijau dengan menghadap ke utara. Dengan posisi kaki menekuk, lutut menempel ke tanah.

"Setelah dilakukan olah TKP dan hasil pemeriksaan oleh team medis dinyatakan tidak ada tanda-tanda penganiayaan, kematian adalah murni gantung diri. Pihak keluarga sudah menerima kematian S," ujar dia.

Menurut keterangan pihak keluarga, S mempunyai riwayat Kesehatan (Diabetes) yang sudah lama diderita. berbagai pengobatan telah dijalani namun tak kunjung sembuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini