Share

Ikuti Acara Gereja, 14 Jemaat Meninggal Hanyut Terbawa Arus Banjir Bandang Sungai Jukskei

Susi Susanti, Okezone · Senin 05 Desember 2022 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 18 2720629 ikuti-acara-gereja-14-jemaat-meninggal-hanyut-terbawa-arus-banjir-bandang-sungai-jukskei-C931wKU0SR.jpg 17 jemaat gereja meninggal terbawa arus sungai di Afrika Selatan (Foto: Robert Mulaudzi)

JOHANNESBURG - Empat belas orang meninggal di Afrika Selatan (Afsel) setelah banjir bandang di sungai ‘menyapu’ para jemaat yang sedang mengikuti acara gereja.

Seorang saksi mata mengatakan beberapa dari lebih dari 30 jemaat berdiri di atas bebatuan di sungai pada Sabtu (3/12/2022) ketika semburan air melonjak.

Saksi menambahkan pendeta diselamatkan setelah dia berpegangan pada dahan pohon yang menggantung saat dia dibawa pergi.

Baca juga: 2 Rumah Tertimbun Longsor dan 1 Jembatan Rusak Diterjang Banjir Bandang di Sukabumi

Dikutip BBC, tim penyelamat kini telah menangguhkan pencarian di sungai Jukskei Johannesburg.

Diperkirakan masih ada setidaknya tiga orang yang belum ditemukan dan operasi pencarian, yang melibatkan polisi dan pemadam kebakaran serta tim penyelamat air spesialis, akan dilanjutkan pada Senin (5/12/2022).

 Baca juga: 5 Fakta Banjir Jeddah, Mobil-Mobil Hanyut dan Tenggelam

Robert Mulaudzi, juru bicara Layanan Manajemen Darurat Kota Johannesburg, mengatakan kepada wartawan, setelah menemukan dua jenazah pada Sabtu (3/12/2022), mereka menemukan 12 jenazah lagi pada Minggu (4/12/2022).

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya dia mengatakan bahwa pihak berwenang telah memperingatkan orang untuk berhati-hati dalam mengadakan upacara di atau dekat sungai, yang terkenal banjir selama musim hujan di Afrika Selatan.

“Warga kami, terutama jamaah yang biasa melakukan ritual semacam ini, akan tergoda untuk pergi ke aliran sungai ini. Pesan kami kepada mereka untuk berhati-hati saat melakukan ritual ini,” ujarnya.

Victor Ncube, yang ikut serta dalam kebaktian gereja, mengatakan kepada stasiun berita lokal eNCA bahwa dia berhasil menarik lima orang keluar dari sungai yang tersapu 100 meter ke hilir.

Adapun jamaah yang lain terbawa arus sungai dan tidak bisa diselamatkan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini