Share

Tidak Pengaruhi Perang, Rusia Pastikan Pembatasan Harga Minyak Picu Lonjakan Harga Dunia Tak Terbayangkan

Susi Susanti, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 18 2721540 tidak-pengaruhi-perang-rusia-pastikan-pembatasan-harga-minyak-picu-lonjakan-harga-dunia-tak-terbayangkan-gLzVE2uGaO.jpg Rusia tegaskan batasan harga minyak akan memicu lonjakan harga di dunia (Foto: Reuters)

LONDON - Rusia mengatakan pada Senin (5/12/2022) bahwa pembatasan harga minyak yang dilakukan negara Barat hanya akan mengacaukan pasar energi global tetapi tidak akan mempengaruhi kemampuannya untuk mempertahankan apa yang disebutnya "operasi militer khusus" di Ukraina.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia sedang mempersiapkan tanggapannya terhadap langkah yang diambil negara kaya G7 dan sekutunya pada Jumat (2/12/2022) , yang ditujukan untuk memeras pendapatan energi Moskow dan mengurangi kemampuannya untuk berperang.

Baca juga:  Cegah Rusia Ambil Untung dari Ekspor Minyak, G7 dan Sekutu Sepakat Batasi Harga Minyak dari Rusia

“Rusia dan ekonomi Rusia memiliki kapasitas yang diperlukan untuk memenuhi sepenuhnya kebutuhan dan persyaratan operasi militer khusus,” terangnya kepada wartawan ketika ditanya apakah langkah itu akan merusak upaya militer Moskow, dikutip Reuters.

Baca juga:  Kecam Batas Harga Minyak, Rusia Bersumpah Tidak Akan Pasok ke Negara yang Berlakukan Batasan Harga

Dia mengatakan itu hal itu jelas dan tak terbantahkan bahwa adopsi keputusan ini merupakan langkah menuju destabilisasi pasar energi dunia.

Hal senada diungkapkan mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, sekarang wakil ketua Dewan Keamanan Putin. Dia menulis di Telegram bahwa tekanan pada minyak Rusia akan menyebabkan lonjakan harga dunia yang "tak terbayangkan".

Dia menyarankan bahwa Barat akan membekukan musim dingin ini sebagai konsekuensi dari memasuki "pertempuran yang tidak seimbang dengan beruang Rusia dan Jenderal Frost".

"Apa yang baik untuk orang Rusia adalah kematian bagi orang Jerman," tambahnya, merujuk pada musim dingin yang dingin.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

"Satu hal yang jelas - tidak ada hal baik yang akan datang darinya bagi konsumen, itu sudah pasti. Jadi biarkan mereka membeli schnapps, quilt, dan pemanas air,” lanjutnya.

Seperti diketahui, langkah G7, Uni Eropa, dan Australia yang diambil pada Jumat (2/12/2022) akan memungkinkan negara-negara lain untuk terus mengimpor minyak Rusia melalui laut, tetapi akan melarang perusahaan pengapalan, asuransi, dan asuransi ulang untuk menangani kargo minyak mentah Rusia kecuali dijual dengan harga kurang dari USD60 per barel.

Uni Eropa sendiri melarang impor minyak mentah Rusia melalui laut mulai Senin (5/12/2022). Patokan global minyak mentah Brent naik 1,95 persen menjadi USD87,24 per barel pada pukul 10.52 GMT (18.52 waktu Singapura).

Beberapa pejabat Rusia sebelumnya mengatakan Moskow tidak akan menjual minyak ke negara-negara yang mematuhi batas tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini