Share

Akses Lumajang-Malang Terputus Imbas Erupsi Semeru, Warga Diimbau Lewat Jalur Probolinggo

Lukman Hakim, Koran Sindo · Selasa 06 Desember 2022 07:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 519 2721295 akses-lumajang-malang-terputus-imbas-erupsi-semeru-warga-diimbau-lewat-jalur-probolinggo-6M3qoFihLu.jpg Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Foto: Humas Pemprov Jatim)

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meninjau Jembatan Kajar Kuning yang menghubungkan Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro dan Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo,Kabupaten Lumajang.

Khofifah mengatakan, terdapat dua jembatan akses ke Pronojiwo yang terdampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru pada Minggu 4 Desember 2022, di antaranya Jembatan Kajar Kuning dan Jembatan Gladak Perak.

Jembatan Kajar Kuning sendiri baru tiga bulan lalu diresmikan dan saat ini kondisinya tertutup abu vulkanik.

“Jembatan Gladak Perak termasuk Jembatan Kajar Kuning kondisinya belum dimungkinkan untuk dilewati. Sehingga untuk koneksitas ke Malang dan sebaliknya saya ingin menyampaikan masyarakat Lumajang dan masyarakat Malang termasuk Pronojiwo yang akan ke Lumajang sementara lewat Probolinggo. Sampai kondisi semua aman dan memungkinkan untuk bisa dilewati,” katanya.

Baca juga: Status Gunung Semeru Naik Level Awas, Khofifah Peringatkan Hal Ini

Sedangkan untuk hunian tetap (huntap), lanjut Khofifah, saat ini telah ada huntap di Sumber Mujur. Untuk itu akan kembali dilakukan identifikasi kembali bilamana masyarakat Kajar Kuning ada belum menerima huntap, mengingat jumlah huntap yang siap pakai masih ada lebih 500 unit.

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Kembali Pagi Ini, Kolom Abu 400 Meter di Atas Puncak

“Untuk masyarakat Kajar Kuning yang belum menerima huntap di Sumber Mujur, karena huntap siap pakai masih lebih 500 unit maka kesempatan untuk melakukan identifikasi agar mereka bisa segera masuk huntap sehinggga tidak di area pengungsian. Khususnya huntap bagi masyarakat Kajar Kuning, yang masuk area zona merah” terangnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, jembatan Jembatan Kajar Kuning dan Jembatan Gladak Perak rata akibat terjangan banjir material panas dari APG Gunung Semeru.

Sejauh ini, tidak ada korban jiwa dari ambrolnya jembatan. Hanya saja, sebagian rumah warga dan persawahan tertutup abu setelah jembatan hancur.

Baca juga: Semeru Meletus di Tanggal Sama 4 Desember, Peringatan Setahun Erupsi Batal

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini