Share

Usai Videonya Viral soal Mafia di Institusi Polri, Aipda Aksan Ditahan di Mapolda Sulsel

Wahyu Ruslan, iNews · Rabu 07 Desember 2022 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 609 2722554 usai-videonya-viral-soal-mafia-di-institusi-polri-aipda-aksan-ditahan-di-mapolda-sumsel-KyoRA0oaph.JPG Aipda Aksan/Foto: Wahyu Ruslan

TANAH TORAJA - Setelah viral di media sosial curhatan hati oknum polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Mapolres Tanah Toraja tentang adanya mafia di tubuh Polri, Aipda Aksan akhirnya menjalani pemeriksaan di Bid Propam Polda Sulawesi Selatan.

Pasalnya, pengakuan oknum polisi tersebut tidak dilengkapi dengan bukti serta data dan hanya menyebut untuk menjadi perwira harus membayar. Bahkan pemeriksaan ini juga melibatkan Bid Propam Mabes Polri.

 BACA JUGA:Viral! Anggota Polisi di Tana Toraja Sebut Institusi Polri Sarang Mafia

Selain menjalani pemeriksaan, oknum polisi tersebut kini juga telah ditahan di Mapolda Sulsel. "Sekarag sudah diamankan di Polda Sulses, dimintai keterangan dan juga ada beberapa saksi diminta keterangan untuk mencari kebenarn video itu. Motifasinya hanya kekecewaan saja," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suhartana dikutip Rabu (7/12/2022).

Sebelumnya, Aipda Aksan merekam video curhatan dirinya tentang adanya mafia di institusi Polri, dan ia mengirimkan video tersebut sebagai surat terbuka kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

 BACA JUGA:Sebut Kejagung Sarang Mafia, Eks Jaksa KPK Laporkan Alvin Lim ke Polda Metro

Aipda Aksan menyampaikan bahwa institusi Polri harus dibersihkan dari mafia. Pasalnya, telah terjadi pungutan liar seperti penerimaan anggota Polri harus bayar, juga untuk pindah tugas dan bahkan ingin menjadi perwira Polri pun harus bayar

"Tolong institusi Polri dibersihkan dari mafia-mafia. Polri sekarang semakin tak karuan. Tidak bagus, rekrutmennya tidak bagus," katanya dalam video tersebut.

Follow Berita Okezone di Google News

Selain menyinggung banyaknya pungutan di tubuh Polri, Aipda Aksan juga menyebut bahwa pimpinan Polri pada tingkat bawah tak mengajarkan hal baik. Mereka memotong beberapa anggaran seperti Dipa, BBM, dan uang makan.

Ia pun menyebut mantan Kapolres Palopo AKBP Alfian urnas telah melakukan korupsi kendaraan dinas.

Diketahui, Aipda Aksan sebelumnya berdinas di Polres Palopo, tapi karena membongkar praktik korupsi pimpinannya, saat ini ia dimutasi ke Polres Tana Toraja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini