Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Larangan bagi Tamu Pernikahan Kaesang dan Erina, Berikut Alasannya

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 09 Desember 2022 |23:38 WIB
3 Larangan bagi Tamu Pernikahan Kaesang dan Erina, Berikut Alasannya
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono (Foto: Instagram)
A
A
A

Juru Bicara Pernikahan Kaesang-Erina, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, aturan tersebut datang dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegoro (MN) X.

Dilansir dari Goodnewsfromindonesia.id, batik parang merupakan salah satu motif tertua. Parang berasal dari kata pereng, artinya adalah ‘lereng’. Pereng atau perengan merepresentasikan garis menurun secara diagonal.

Situs Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menuliskan, Sultan Agung Hanyokrokusumo merupakan raja Mataram Islam yang memerintah pada tahun 1613—1645. Pada masa Mataram Islam, motif parang hanya boleh digunakan oleh para raja dan keturunannya (sentana).

Seiring waktu berjalan, masyarakat juga menggunakan batik dengan motif parang. Setelah masa kemerdekaan Indonesia, aturan penggunaan motif batik tersebut mengalami pelonggaran.

Namun, motif parang masih menjadi motif yang ditinggikan di lingkungan Keraton Surakarta, Yogyarakta, Mangkunegaran, dan Pakualaman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement