Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hubungan Gempa Tektonik dan Kaitannya dengan Vulkanisme

Alfilya Tri Maulina , Jurnalis-Minggu, 11 Desember 2022 |16:03 WIB
Hubungan Gempa Tektonik dan Kaitannya dengan Vulkanisme
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Beberapa pekan terakhir Indonesia sempat digegerkan dengan fenomena bencana alam yang datang secara tiba-tiba. Seperti gempa bumi dan gunung meletus.

Dilansir akun resmi Pusat Volkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi(PVMBG), Minggu (11/12/2022) diketahui bahwa gempa bumi dan meletusnya gunung berapi tersebut saling berkaitan.

Bumi adalah tempat bagi manusia untuk hidup. Manusia berdiri diatas bagian bumi yang bernama kerak bumi (Earst Crust).

 (Baca juga: Breaking News! Gempa Berkekuatan 5,1 Magnitudo Guncang Halmahera Timur)

Kerak bumi terbagi menjadi dua, ada lapisan kerak benua dan ada lapisan kerak samudera. Keduanya adalah lapisan paling luar dari bumi yang mengambang disebuah fluida panas yang bernama mantle.

Terdapat video singkat yang memperlihatkan seluruh lapisan bumi ketika dipotong. Terlihat jelas jika sebenarnya bumi memang terbagi-bagi menjadi beberapa bagian lapisan.

Sejatinya bumi itu selalu berputar. Penyebab bumi bergerak karena adanya arus konveksi panas yang ada di lapisan mantle terletak di bawah kerak bumi

Hubungan gempa bumi dan gunung api dengan lempeng, kerak bumi dan mantle adalah akibat dari pertemuan lempeng benua dan lempeng samudera itu bergerak. Ketika mereka sama-sama bergerak dan bertemu maka dari situlah timbul yang namanya gempa bumi dan meletusnya gunung berapi.

Hanya gempa bumi dengan kekuatan di atas 5 Magnitudo saja yang biasanya bisa kita rasakan. Lempeng samudera memiliki lapisan yang tipis dibandingkan dengan lempeng benua.

Terdapat zona subduksi yang mengakibatkan lempeng samudra akan kalah dengan lempeng lempeng benua. Lempeng sekeras itu bisa meleleh akibat panasnya zona subduksi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement