Sementara itu, Daryono mengatakan untuk bisa mengestimasi besaran gempa yang terjadi, sangat tergantung pada panjang segmen sesar tersebut. “Sementara ini oleh tim geologi dan tektonik sedang dilakukan penelitian detail panjang segmen ini,” ujarnya.
“Nah, kalau panjang segmen sudah diketahui ada berapa diantara Serang hingga Purwakarta, maka segmen ini bisa dikorelasikan dengan magnitudonya. Harapan kita segmen ini tidak panjang, sehingga rilis energinya tidak terlalu besar,” katanya.
Daryono pun meminta kepada masyarakat agar tidak panik dan berlebihan mengenai informasi yang beredar terkait Sesar Baribis ini. Mengingat, saat ini masih dilakukan kajian lengkap terkait Sesar Baribis ini.
“Apa yang terjadi saat ini, masyarakat tidak perlu panik dan berlebihan ya, karena memang ini masih menjadi kajian dan masyarakat tidak perlu merespon dengan kepanikan. Jadi kita tunggu hasil kajian yang komprehensif, sehingga kita bisa lebih banyak melakukan penilaian-penilaian terhadap potensi ini,” ujarnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.