Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Sebut Kemitraan ASEAN-Uni Eropa Tidak Semuanya Baik-baik Saja

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Rabu, 14 Desember 2022 |22:35 WIB
 Jokowi Sebut Kemitraan ASEAN-Uni Eropa Tidak Semuanya Baik-baik Saja
Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa di Brussels, Belgia, pada hari ini Rabu, 14 Desember 2022.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, bahwa kemitraan ASEAN dengan Uni Eropa saat ini tidak baik-baik saja.

"Tahun ini kita memperingati 45 tahun kemitraan ASEAN dan Uni Eropa, banyak tantangan yang sudah kita lalui bersama. Kemitraan juga telah membuahkan hasil yang baik, namun demikian saya harus mengatakan bahwa kemitraan kita tidak semuanya baik-baik saja," kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (14/12/2022).

 BACA JUGA:Sederet Agenda Presiden Jokowi di KTT Asean-Uni Eropa

Jokowi mengatakan, bahwa banyak perbedaan antara ASEAN dan Uni Eropa yang harus diselesaikan. Oleh sebab itu, menurut Jokowi, jika ingin membangun sebuah kemitraan yang lebih baik maka kemitraan harus didasarkan pada kesetaraan.

"Tidak boleh ada pemaksaan, tidak boleh lagi ada pihak yang selalu mendikte dan beranggapan bahwa my standard is better than yours," kata Jokowi.

Jokowi juga mengungkapkan, bahwa selama beberapa dekade Asia Tenggara telah menjadi economic power house. Semua proyeksi mengatakan bahwa Asia Tenggara akan tetap menjadi pusat pertumbuhan.

"Dengan demikian kemitraan dengan ASEAN dipastikan akan menguntungkan," kata Jokowi.

 BACA JUGA:Hadiri KTT ASEAN-Uni Eropa, Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Brussels

Jokowi menjelaskan, bahwa September tahun ini di EU - ASEAN Business Council mengeluarkan hasil survei mengenai persepsi bisnis di Asia. Dan hasilnya, 63% responden melihat ASEAN sebagai kawasan dengan ekonomi terbaik, 69% responden mengharapkan pasar ASEAN menjadi lebih penting dari aspek pendapatan global dalam 2 tahun kedepan. Dan 97% responden berharap adanya percepatan perundingan FTA ASEAN EU dan anggotanya

"Mari kita bangun kemitraan yang setara dan menguntungkan. Dari pandemi dan krisis multidimensi yang kita hadapi saat ini kita petik pelajaran penting bahwa to growth to and to prosper together is the only option. Kita tidak hanya harus maju bersama namun juga harus maju setara," ungkapnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement