“Aku dak tau nean, galo-galonyo aku diajari laki aku cakmno masuke sabu itu dalam pempers anak aku, terus aku dikasih laki aku duit Rp3 juta,” ungkap RS saat diwawancari awak media.
Sedangkan Kepala Lapas Kelas II A Lubuklinggau Ika Prihadi Nusantara mengatakan bahwa Lapas Lubuklinggau selalu berkomitmen dalam memberantas narkoba.
"Kita terus meningkatkan pengawasan, terkait masuknya barang terlarang ke lapas. Yang berbagai modus bisa saja dilakukan oleh pelaku," katanya.
Selain itu ia juga berterima kasih kepada Polres Lubuklinggau, karena dari koordinasi awal terkait temuan penyeludupan tersebut lasung melakukan tindakan.
"Kita menilai modus yang dilakukan pelaku sangat luar biasa. Tapi Alhamdulillah berkat kesigapan dan kecurigaan petugas pengiriman narkoba yang dimasukan dalam pempers berisi kotoran berhasil digagalkan," pungkasnya.
(Nanda Aria)