Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terkendala Cuaca Ekstrem, BNPB Tegaskan Pembangunan Huntap di Cianjur Tetap Berjalan

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Jum'at, 30 Desember 2022 |01:03 WIB
Terkendala Cuaca Ekstrem, BNPB Tegaskan Pembangunan Huntap di Cianjur Tetap Berjalan
BNPB bangun huntap di Cianjur di tengah cuaca ekstrem (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Site Operation Manager pembangunan huntap di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Denny Purnama mengatakan bahwa meski cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Cianjur, tidak akan menghalangi pembangunan hunian tetap (huntap) untuk relokasi warga gempa bumi Kabupaten Cianjur.

Menurutnya, kendala terbesar selama proses pembangunan huntap adalah cuaca di lokasi yang terus dilanda hujan belakangan ini.

"Kendala kami saat ini hanya cuaca. Karena di sini tanahnya tanah merah, kalau sudah hujan pasti jadi licin dan melembek (tanahnya), akhirnya pekerjaan kami terhambat," ujar Denny pada Kamis (29/12/2022).

Namun, kata dia, meski terkendala cuaca, pekerjaan pembangunan huntap tetap berjalan.

"Kalau hujan kita tetap bisa mengerjakan konstruksi huntap bagian dalamnya, yang penting atap sudah terpasang. Kita bekerja mulai pukul 06.00 WIB hingaa 20.00 WIB non-stop untuk memaksimalkan waktu," tambahnya.

Baca juga: Sempat Ramai di Media, Acsenahumanis Bantah Laporkan Bupati Cianjur ke KPK

Sebanyak kurang lebih 260 pekerja diterjunkan untuk membangun huntap di lokasi tersebut. Menurut Denny, sebanyak 2 huntap dapat terbangun dalam waktu 5 hari pengerjaan.

Baca juga: Tanggap Darurat Tak Diperpanjang, Mensos Tetap Beri Bantuan ke Korban Gempa Cianjur

Hingga Kamis 29 Desember 2022, huntap yang telah rampung dibangun sebanyak 68 unit. Pembangunan huntap ditargetkan akan rampung pada akhir Januari 2023.

"Dari target 200 huntap, 68 di antaranya sudah selesai dibangun. Kita targetkan akhir Januari sudah selesai semuanya," jelas Denny.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement