JAKARTA - Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Budi Harsoyo mengungkapkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mencegah cuaca ekstrem di Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) mulai dilakukan hari ini 1 sampai 10 Januari 2023 mendatang.
“Jawa Tengah dan Jawa Timur pada 1 sampai 10 Januari 2023,” kata Budi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (1/1/2023).
Budi pun melaporkan data operasi TMC pada hari ini dimana telah dilakukan 6 kali sorti penerbangan dengan bahan semai yakni NaCl atau garam yang telah ditaburkan sebanyak 28 ton.
Lebih lanjut, Budi mengungkapkan operasi TMC ini dilakukan setelah ditetapkan status siaga darurat bencana daerah. Sehingga, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan instruksi untuk dilakukan operasi TMC.
Budi pun mengatakan operasi TMC di wilayah Jateng telah dilakukan mulai hari ini dari Pos Komando (Posko) Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. “Jawa Tengah mulai kita cover hari ini dari Posko Halim, atas instruksi BNPB yang disampaikan kepada kami kemarin atas dasar dikeluarkannya siaga darurat bencana dari Pemprov Jateng,” kata Budi.
Sementara itu, Budi mengatakan saat ini juga masih dilakukan operasi TMC untuk wilayah DKI Jakarta terutama mencegah cuaca ekstrem di Jabodetabek dan juga Jawa Barat. “Jawa Barat dilakukan operasi pada 26 Desember 2022 sampai 3 Januari 2023. Kemudian DKI Jakarta pada 30 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023,” ungkapnya.