Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Mengenaskan Terlindas Trail

Solichan Arif , Jurnalis-Jum'at, 06 Januari 2023 |14:19 WIB
 Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Mengenaskan Terlindas Trail
Korban tewas kecelakaan motor trail (foto: dok ist)
A
A
A

BLITAR - Ighfar Reza Ahmadi (21) warga Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Jawa Timur tewas setelah motor yang dikendarai diduga bersenggolan dengan pengendara motor lain.

Ighfar Reza terpelanting jatuh dari motornya. Nahasnya, dari arah berlawanan berlari kencang motor lain yang tak bisa dihentikan. Korban meninggal dunia dengan luka serius di kepala.

"Korban meninggal dunia setelah terjatuh dan tertabrak pengendara motor dari arah berlawanan," ujar Staf Humas Polres Blitar Kota Aipda Supriyadi kepada wartawan Jumat (6/1/2023).

 BACA JUGA:Kecelakaan Maut Tewaskan 6 Orang di Aceh, Sopir Truk CPO Jadi Tersangka

Insiden kecelakaan maut itu terjadi Jumat (6/1/2023) di jalan raya Desa Bendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Ighfar Reza mengendarai sepeda motor Honda Megapro nopol AG 6101 NN.

Saksi melihat, motor Megapro dari arah Barat itu dipacu kencang. Entah apa yang terjadi. Megapro itu diduga bersenggolan dengan pengendara motor lain yang tengah didahului.

Korban terpelanting jatuh dari motornya. Apesnya, di saat yang sama dari arah depan berlari cepat sepeda motor Yamaha WR nopol AG 5695 RP.

 BACA JUGA: Balapan Motor Lintasan Pasir di Ujunggenteng Sukabumi, 1 Orang Kecelakaan

Motor model trail itu dikendarai Roy Kristiono (45) warga Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Informasi yang diperoleh petugas, yang bersangkutan seorang pegawai negeri sipil (PNS).

Motor trail tersebut sontak melabrak tubuh korban yang saat itu masih tergeletak di atas aspal jalan. Sebelum dilarikan ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara Yamaha WR hanya menderita luka lecet pada siku," terang Supriyadi.

Menurut Supriyadi, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi. "Kita masih meminta keterangan saksi-saksi," pungkasnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement