Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hasil Musra Indonesia di 13 Provinsi: Airlangga, Ganjar dan Prabowo Bersaing Ketat

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Rabu, 18 Januari 2023 |22:46 WIB
Hasil Musra Indonesia di 13 Provinsi: Airlangga, Ganjar dan Prabowo Bersaing Ketat
A
A
A

JAKARTA - Ketua Panitia Musyawarah Rakyat (Musra) Projo, Panel Barus, mengatakan, nama Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bersaing ketat dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dalam klasemen sementara hasil Musra yang diadakan Projo.

Dari 13 kali Musra yang sudah dilaksanakan Projo, Ganjar Pranowo menang di empat provinsi, sementara Airlangga dan Prabowo sama-sama menang di tiga Provinsi. Nama Joko Widodo masih muncul dan menang di dua provinsi, lalu Sandiaga Uno unggul di satu provinsi.

"Catatan saya, Pak Airlangga menang di 3 Provinsi di Gorontalo, Mamuju (Sulawesi Barat) dan Banten. Di Jawa Barat, kebetulan Pak Jokowi yang menang waktu itu. Nah, di Jatim kemarin Pak Ganjar yang menang, tapi Pak Prabowo dan Airlangga ini ketat angkanya (di Jatim)," kata Barus dalam Konferensi Pers Hasil Musra Jawa Timur, di FX Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (18/1).

Pada Musra di Jawa Timur sendiri, Airlangga masuk di top tiga nama terbanyak yang dipilih dari 5.886 peserta Musra, dengan perolehan sebanyak 1.019 atau 17,31 persen suara. Di urutan pertama, terdapat Ganjar Pranowo dengan 1.466 atau 24,91 persen suara dan Prabowo di urutan kedua dengan 1.305 atau 22,17 persen suara.

"Hasil Jatim dengan populasi yang padat, saya pikir ini menjadi penting. Nomor 1 Pak Ganjar, nomor 2 Pak Prabowo, nomor 3 Pak Airlangga, itu lumayan ketat. Jadi ini mungkin bisa sedikit merepresentasikan hasil Musra secara keseluruhan, tapi kami tidak mau berspekulasi, karena masih ada lebih dari 12 provinsi lagi yang harus kami dorong ke Musra-Musra daerah," ujar Barus.

Barus menjelaskan, hasil tersebut didapat melalui e-voting yang dilakukan oleh peserta dengan sistem pertanyaan terbuka, di mana peserta bebas menuliskan nama capres yang diharapkan memimpin Indonesia pada 2024. Ia menilai, peserta kemungkinan menuliskan nama capres pilihannya dengan kriteria dan karakter yang diharapkan masyarakat Jawa Timur.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement