Sebelumnya, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada Senin (23/1/2023) menegaskan jika operasi Rusia di Ukraina adalah tanggapan paksa dan upaya terakhir terhadap persiapan agresi oleh AS dan sekutunya.
Seperti diketahuui, mantan kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada media Jerman pada awal Desember bahwa gencatan senjata pada 2014 yang ditengahi oleh Berlin dan Paris sebenarnya merupakan taktik untuk "memberi Ukraina waktu yang berharga" untuk pembangunan militer. Mantan presiden Prancis Francois Hollande telah mengkonfirmasi hal ini, sementara pemimpin Ukraina saat itu, Pyotr Poroshenko, juga mengakuinya secara terbuka.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.