CHINA- Delapan orang termasuk beberapa warga negara China meninggal setelah sebuah kapal kargo tenggelam di perairan Jepang.
Petugas penyelamat telah mencari korban selamat sejak kapal kargo Jin Tian jatuh pada Selasa (24/1/2023) malam.
Beberapa kapal dan pesawat dari penjaga pantai dan militer Jepang, penjaga pantai Korea Selatan, dan kapal swasta telah terlibat dalam pencarian tersebut.
BACA JUGA: Kapal Kargo Tenggelam di Perairan Selat Bangka, Tidak Ada Korban Jiwa
Lima orang yang telah diselamatkan dikatakan dalam kondisi stabil.
BACA JUGA: Kapal Kargo Tenggelam di Perairan Taiwan, 12 ABK WNI Masih Hilang : Okezone News
Jin Tian, sebuah kapal kargo yang memiliki awak 22 orang, mengirimkan sinyal marabahaya dari posisi sekitar 110 km (68 mil) barat Kepulauan Danjo yang terpencil dan tak berpenghuni di barat daya jauh Jepang, dekat perbatasan laut dengan Korea Selatan.
Nenurut Lu Guijun, konsul jenderal China di kota Fukuoka, Jepang, enam dari yang tewas adalah warga negara China.
"Kami menyampaikan belasungkawa kami yang terdalam kepada para korban yang malang," kata Lu kepada penyiar pemerintah China CGTN.
Semenatra itu, pihak berwenang Jepang belum mengkonfirmasi jumlah korban tewas yang diberikan oleh Lu, tetapi mengatakan bahwa sembilan orang masih hilang. Sejauh ini tidak ada alasan yang diberikan untuk tenggelamnya kapal tersebut.
Menurut MarineTraffic, kapal berbendera Hong Kong itu meninggalkan Port Klang di Malaysia bulan lalu. Pesawat itu dijadwalkan tiba di Incheon, Korea Selatan pada Rabu (25/1/2023).
(Susi Susanti)