Share

Perusahaan Rusia Tawarkan Hadiah Rp1 Miliar untuk Hancurkan Tank Buatan Barat di Ukraina

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 31 Januari 2023 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 31 18 2756148 perusahaan-rusia-tawarkan-hadiah-rp1-miliar-untuk-hancurkan-tank-buatan-barat-di-ukraina-JBHBIeOr4A.jpg Tank tempur Leopard 2. (Foto: Reuters)

MOSKOW - Sebuah perusahaan Rusia mengatakan akan menawarkan uang tunai lima juta rubel (sekira Rp1 miliar) kepada tentara pertama yang menghancurkan atau menangkap tank buatan barat di Ukraina. Tawaran itu diumumkan setelah Kremlin berjanji pasukan Rusia akan memusnahkan tank Barat yang dikirim ke Ukraina.

Amerika Serikat (AS), Jerman, dan beberapa negara Eropa lainnya bersiap untuk mengirim puluhan tank tempur canggih ke Kiev selama beberapa bulan ke depan untuk membantu meningkatkan kapasitas militer Ukraina saat perang hampir berlangsung selama 12 bulan.

Keputusan tersebut dikritik oleh Kremlin sebagai eskalasi yang berbahaya, dan juru bicara Dmitry Peskov mengatakan tank akan "terbakar" di garis depan.

Sekarang sebuah perusahaan Rusia - Fores, sebuah perusahaan berbasis di Ural yang membuat proppant untuk industri energi - menawarkan pembayaran tunai kepada tentara Rusia yang "menangkap atau menghancurkan" tank Leopard 2 buatan Jerman atau tank Abrams buatan AS.

Perusahaan mengatakan akan membayar lima juta rubel kepada tentara Rusia pertama yang menghancurkan salah satu tank, dan 500.000 rubel (sekira Rp100 juta) untuk semua serangan berikutnya, demikian diwartakan Reuters. 

Menggemakan bahasa yang digunakan oleh pejabat Rusia dan pembawa acara TV pro-perang, Fores mengatakan NATO memompa Ukraina dengan jumlah senjata "tak terbatas" dan meningkatkan konflik.

Perusahaan itu uga mengatakan akan membayar hadiah 15 juta rubel (sekira 3 miliar) untuk tentara yang menghancurkan jet tempur buatan Barat, seandainya persenjataan itu dikirim ke Ukraina.

Follow Berita Okezone di Google News

Tank-tank tersebut belum dikirim ke Kiev, dan bisa memakan waktu beberapa bulan sebelum sebagian besar pengiriman yang dijanjikan dikirim.

Sejak awal konflik, kementerian pertahanan Rusia mengklaim telah menghancurkan ratusan senjata Barat.

Kiev sebelumnya menolak pernyataan tersebut, menyoroti misalnya bahwa Rusia mengklaim telah menghancurkan lebih banyak bantalan peluncur roket HIMARS buatan AS daripada yang pernah dikirim ke negara tersebut.

Pengiriman senjata canggih Barat sebelumnya, khususnya HIMARS, telah dikreditkan dengan membalikkan gelombang perang 11 bulan, membantu Kiev mengamankan serangkaian kemenangan mengejutkan dan mendorong mundur pasukan Rusia dari wilayah yang direbut pada awal invasi.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini