Share

Takut Gempa Susulan, Mahasiswa Indonesia di Kahramanmaras Tidur di Luar Ruangan Meski Suhu Dingin Membeku

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 07 Februari 2023 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2023 02 07 18 2760679 takut-gempa-susulan-mahasiswa-indonesia-tidur-di-luar-ruangan-meski-suhu-dingin-membeku-6DYVGG8lg1.jpeg Mahasiswa Indonesia yang berkumpul di kampus Kahramanmaras, Turki pasca gempa dahsyat di kota itu, 7 Februari 2023. (Foto: Hammam Ishthifaulloh)

JAKARTA – Kondisi cuaca di Turki semakin menambah kesulitan yang dialami para korban dan penyintas gempa dahsyat yang melanda Turki. Hal itu juga dialami para pelajar dan mahasiswa Indonesia di Kota Kahramanmaras, luluh lantak dihantam gempa Senin, (6/2/2023).

BACA JUGA: Bantuan Belum Sampai, Mahasiswa Indonesia Terpaksa 'Jarah' Toko untuk Makan Pasca Gempa di Turki

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Kota Kahramanmaras, Hammam Ishthifaulloh yang saat ini mengungsi di kampus Kahramanmaraş sütçü imam üniversitesi bersama sekira 40 mahasiswa Indonesia lainnya mengungkapkan bahwa mereka terpaksa tidur di luar ruangan pada Senin malam di tengah suhu dingin yang menggigit. Langkah itu diambil karena para mahasiswa khawatir akan potensi gempa susulan yang terus menerus terjadi.

“Tadi malam kita juga sempat kedinginan karena bermalam di gazebo dekat GOR (gelanggang olah raga) kampus. Karena tadi malam sempat ada peringatan akan adanya gempa susulan yang lumayan keras jadinya agak sedikit trauma dan memutuskan bermalam di gazebo, menyalakan api unggun bareng-bareng,” kata Hammam kepada Okezone, Selasa, (7/2/2023).

“Waktu pagi, subuhnya kita benar-benar merasa kedinginan, ada salju turun dan angin dingin juga.”

Hammam mengatakan bahwa para mahasiswa Indonesia yang mengungsi di kampus tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk menghadapi hawa dingin.

BACA JUGA: Kisah Para Pelajar di Turki yang Panik Selamatkan Diri dari Reruntuhan Apartemen, 1 Orang Terluka Usai Gempa Dahsyat M7,8

“Kita tidak ada selimut yang banyak. Kita juga memakai pakaian seadanya yang kita pakai saat keluar dari apartemen masing-masing,” terangnya.

Menurut Hammam, setidaknya terdapat 9 mahasiswa Indonesia yang mengungsi di 12 Şubat Stadium di pusat kota Kahramanmaras. Titik berkumpul ini adalah tempat pengungsian resmi dimana pemerintah Turki menyediakan tenda darurat dan bantuan telah dikirimkan.

Follow Berita Okezone di Google News

Saat ini para pelajar Indonesia di Kahramanmaras menunggu kedatangan tim dari KBRI Ankara yang akan mengevakuasi mereka dari kota itu.

“Insya Allah hari ini katanya sudah dalam perjalanan ke Kahramanmaras, tim evakuasi dari KBRI untuk menjemput mahasiswa Indonesia di Kahramanmaras,” ujarnya.

Hammam mengatakan ada sekira 60 orang WNI di Kahramanmaras. Hampir seluruh WNI di Kahramanmaras dalam keadaan selamat dan sehat, dengan seorang WNI dilaporkan mengalami luka ringan akibat terkena reruntuhan bangunan saat menyelamatkan diri dari gempa.

Gempa dahsyat yang melanda Turki dan negara tetangganya Suriah pada Senin merupakan yang terburuk dan paling mematikan di negara itu dalam satu dekade terakhir.

Berdasarkan informasi terbaru, dari Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD), jumlah korban tewas akibat gempa di negara itu telah mencapai 3.381 orang dengan belasan ribu lainnya luka-luka.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini