Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Penemu Kotak Hitam Pesawat yang Terbukti Selamatkan Banyak Nyawa Manusia

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 10 Februari 2023 |07:13 WIB
 Mengenal Penemu Kotak Hitam Pesawat yang Terbukti Selamatkan Banyak Nyawa Manusia
Ilustrasi/Foto: BBC
A
A
A

JAKARTA - Pada Jumat, 19 Oktober 1934, pesawat penumpang Miss Hobart jatuh ke laut. Sebanyak delapan pria, tiga perempuan, dan bayi laki-laki yang menjadi penumpang ditelan perairan Selat Bass yang memisahkan Pulau Tasmania dan daratan Australia.

Salah satu orang di dalamnya adalah pendeta Anglikan, Hubert Warren, 33 tahun, yang sedang dalam perjalanan ke paroki barunya di Enfield, Sydney.

 BACA JUGA:Panglima TNI: KKB Bawa Pilot Susi Air Atau Tidak Masih Belum Bisa Dipastikan

Hadiah terakhir bagi anak laki-lakinya, David, delapan tahun, adalah radio kristal yang sangat disukai anak itu.

Sedemikian gemarnya, David meneliti mesin itu setelah sekolah usai guna mempelajari cara kerjanya.

Dia meminta temannya membayar satu penny jika ingin mendengarkan pertandingan kriket dan beberapa tahun kemudian David menjual salinan laporan pertandingan dengan harga lima shilling.

 BACA JUGA:Pekan Pendidikan Tinggi 2023, Jessica Tanoesoedibjo Sebut Antusiasmenya Sangat Luar Biasa

Perkenalan David dengan radio tersebut membuatnya jatuh cinta dengan sains. Hal ini belakangan membuatnya dapat menyelamatkan jiwa-jiwa.

Pada usia 20-an tahun, David mempelajari sains di University of Sydney. Dia kemudian mendapatkan ijazah dari Melbourne University dan gelar strata tiga bidang kimia dari Imperial College, London.

Keahliannya adalah sains roket dan dia kemudian menjadi peneliti untuk Laboratorium Penelitian Aeronautika (Aeronautical Research Laboratories/ARL), bagian dari Kementerian Pertahanan Australia yang memusatkan perhatian terhadap pesawat.

Pada 1953, kementerian tersebut meminjamkan David kepada panel ahli demi memecahkan misteri seputar British de Havilland Comet. Mengapa pesawat jet komersial pertama dunia itu mengalami kecelakaan?

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement