KONON Kerajaan Majapahit memiliki pasukan elite bernama Bhayangkara yang bertugas mengamankan raja. Pasukan Bhayangkara ini yang akhirnya menyelamatkan Jayanagara dari pemberontakan oleh Ra Kuti.
Kata Bhayangkara sendiri muncul dari bahasa Jawa yang digunakan di era Majapahit. Sri Wintala Achmad pada bukunya "Hitam Putih Mahapatih Gajah Mada", menyatakan Bhayangkara terdiri dari dua kata yakni bhaya dan ahangkara.
Kata "Bhaya" bermakna bahaya, berbahaya, atau menakutkan. Adapun "ahangkara" bermakna aku atau kami. Dengan demikian, Bhayangkara memiliki pengertian aku atau kami yang menakutkan atau berbahaya.